Suara.com - Ekonomi Indonesia berada dalam tekanan akibat wabah virus Corona. Tidak sedikit perusahaan yang mengalami penurunan performa, termasuk Sharp Electronics Indonesia (SEID).
Demi mendukung kebijakan PSBB pemerintah, Sharp harus melakukan pembatasan jumlah karyawan bekerja, yang berdampak pada penurunan kapasitas produksi sebesar 20 persen. Menariknyanya, Sharp Indonesia mampu
mencatatkan pertumbuhan penjualan di kuartal pertama dari kategori produk rumah tangga.
"Performa positif kami terlihat dari beberapa produk seperti lemari pendingin, AC sebanyak 118,1 persen, Air Purifier sebanyak 155 persen, dan Mesin Cuci sebanyak 98,2 persen," terang Sr. General Manager National Sales Sharp Electronics Indonesia, Andri Adi Utomo melalui keterangan resminya.
Perusahaan elektronik asal Jepang ini juga bekerja sama dengan berbagai market channel, baik tradisional hingga e-commerce.
"Kami telah menyiapkan strategi penjualan baru yang disesuaikan dengan kondisi saat ini. Kami telah bersama dengan keluarga Indonesia lebih dari 50 tahun, jadi kami akan selalu ada ditengah konsumen dalam situasi sesulit apapun, melayani dan memenuhi kebutuhan konsumen setia di Indonesia itu yang menjadi motivasi kami dalam bekerja”, jelas Andry.
Masih dalam rangka rangkaian hari jadinya, Sharp kembali luncurkan program Sharp Lovers Day, bertemakan Lebaran Berkah, Sharp mengajak konsumennya untuk berdonasi dengan menyisihkan uang senilai Rp 5.000 dari setiap transaksi.
Selain itu, untuk memudahkan konsumennya dalam memenuhi kebutuhan produk electronik di masa pandemik Covid-19, Sharp meluncurkan program ‘Shop From Home’. Konsumen dapat membeli berbagai produk elektronik berkualitas tanpa harus pergi keluar rumah.
Konsumen tinggal menghubungi nomor telepon dealer rekanan Sharp, melakukan transaksi, produk langsung diantar kerumah. Setiap transaksi, konsumen berhak mengikuti beragam program promo penjualan Sharp yang berhadiah ratusan juta rupiah.
Menggunakan tagar #DirumahajaBarengSharp, Sharp indonesia berusaha memenuhi kebutuhan konsumen Indonesia dengan menyiapkan produk-produk berkualitas yang dilengkapi fitur-fitur terkini guna menemani konsumen diam dirumah agar tetap nyamandan terhibur.
Baca Juga: PSBB Diperpanjang, Ini Kesiapan Smartfren Hadapi Lonjakan Trafik Data
Sharp Indonesia optimis dapat mencapai pertumbuhan penjualan di Q2 sebesar 116 persen. Pasalnya, hal ini didasari oleh peluang dari produk-produk rumah tangga yang masih berada di tren positif.
"Hal tersebut ditunjang oleh kemampuan Sharp dalam melakukan inovasi produk guna menyesuaikan kebutuhan pasar Indonesia dan memproduksi sesuai kebutuhan konsumen yang mengandung fitur lokal sesuai dengan selera pasar Indonesia secara cepat," tutup Andry.
Berita Terkait
-
Sharp Siapkan 1 unit Mobil Untuk Pelanggan Setia Rayakan Lebaran 2020
-
Dukung Tenaga Medis Lawan Virus Corona, Sharp Donasikan Masker N-95
-
Sharp Rilis TV AQUOS IIOTO Series Baru Harganya Rp 1 Jutaan
-
Sharp Sulap Pabrik TV Jadi Produksi Masker Bedah
-
Industri Elektronik Mulai Khawatirkan Dampak Virus Corona
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN