Suara.com - Bekerja sebagai admin atau customer service di online shop atau e-commerce terkadang memang harus ekstra sabar dalam menghadapi tingkah laku pelanggan yang beraneka macam. Seperti kelakuan seorang warganet yang mengirim pesan kepada admin di salah satu e-commerce, hanya karena ia merasa gabut dan tidak ada teman mengobrol.
Dibagikan kembali oleh akun Twitter @txtdarionlshop pada 26 Juli, pemilik akun mengunggah gambar tangkapan layar isi pesan di salah satu layanan e-commerce antara warganet tersebut dan admin.
Mulanya, admin tersebut bertanya kepada warganet apakah ia membutuhkan bantuan terkait dengan e-commerce tersebut. Namun, alih-alih menjawab pertanyaan dari admin tersebut, warganet ini justru bertanya hal lain dan seolah mengajaknya mengobrol seperti biasa layaknya teman.
"Halo kakak, informasi apa yang kamu butuhkan terkait Shopee kakak?" tanya admin tersebut.
"Kakak kok malam minggu kerja, nggak malmingan nih hehe," balas warganet.
"Malem mingguan kok kak. Kan sambil kerja," sahut admin lagi.
"Malmingnya ngeladenin anak-anak Shopee yang punya masalah ya hehe," balas warganet tersebut.
Admin itu pun kembali bertanya hal serupa dan mencoba mengembalikan pembicaraan agar tidak terlalu melenceng. Namun, warganet itu lagi-lagi tidak memedulikannya.
"Kakak ada yang bisa dibantu terkait Shopee?" tanya admin.
Baca Juga: Kreatif, Handy Talky Jadi Alternatif Pengganti Kelas Online
"Jangan lupa makan ya kak karena ngelawan masalah butuh tenaga. Ada nih masalahnya aku jomblo + malmingnya di rumah. Kan syedih," jawab warganet.
"Siap kakak, terima kasih untuk perhatiannya ya. Iya kakak, nggak apa-apa kak sementara bisa di rumah aja, kan sedang pandemi. Btw kakak butuh info terkait Shopee nggak nih kak? Kalau iya aku siap bantu ya kakak," balas admin itu lagi.
"Aku butuh kakak temenin aja kok, nggak butuh apa-apa hehe," jawabnya lagi.
Melihat pesan warganet tersebut, customer service itu pun kembali bertanya pertanyaan serupa seperti sebelumnya, untuk memastikan.
"Saat ini kakak tidak ada kendala menggunakan Shopee ya kak?" tanya admin.
"Iya, kendala aku cuma gabut aja bingung mau ngapain nih. Enaknya ngapain ya hehe," balas warganet tersebut.
Berita Terkait
-
Bukan Nasi, Orang Ini Buat Video Memasak Beras Goreng, Seperti Apa Rasanya?
-
Terlalu Uwu, Kisah Wanita Hamil Ngidam Nasi Padang Ini Mendadak Viral
-
Pasang Tulisan Begini di Spanduk, Penjual Nasi Uduk Sukses Bikin Bingung
-
Kreatif, Handy Talky Jadi Alternatif Pengganti Kelas Online
-
Pak Jokowi Kalau Sampo Habis Diisi Air Gak? Kaesang Beri Jawaban Kocak
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar