Suara.com - Sebuah serial televisi di Jerman menjadi viral setelah kisah di dalamnya sangat mirip dengan pandemi Covid-19 yang akan dikenang sebagai sejarah. Serial itu diproduksi oleh Jerman dan Denmark pada 2019 lalu dan kini ditayangkan di Jerman.
Ketika Jerman menjalankan kebijakan lockdown akibat Covi-19 pada awal tahun ini, serial itu sudah memasuki tahap post-produksi. Penulis sekaligus sutradara serial itu, Christian Alvart, mengaku sempat merinding karena peristiwa-peristiwa di dunia nyata sangat mirip dengan serial yang diproduksinya.
"Saya sampai gemetar mengingat apa yang sudah kami syuting pada tahun lalu," kata Alvart seperti dilansir dari The Guardian.
Sloborn, judul serial itu, berkisah tentang kehancuran di sebuah pulau terpencil di Laut Utara akibat merebaknya virus flu burung yang berasal dari merpati dan pertama kali ditemukan di China bagian utara.
Ketika virus itu pertama kali ditemukan warga pulau terpencil di Laut Utara itu sama sekali tidak pusing. Tetapi semuanya berubah saat sebuah perahu berisi jenazah sepasang warga Inggris terdampar di pulau tersebut.
Dalam serial itu warga pulau tersebut diceritakan menggunakan masker, diwajibkan melakukan penjarakan sosial, dan menjalani lockdown. Juga muncul berbagai teori konspirasi tentang virus tersebut.
Serial itu sendiri nyaris gagal tayang karena beberapa petinggi di stasiun Tv ZDF risau isi cerita di dalamnya terlalu mirip dengan kenyataan.
Alvart, mengatakan ia menyusun kisah itu karena merasa bahwa bencana selalu terjadi di tempat lain dan penasaran bagaimana jika kemalangan besar terjadi di depan mata.
"Saya berpikir kita selalu mendengar soal kehancuran di dunia melalui media, tetapi kita sendiri terus hidup normal," kata Alvart, yang membuat serial itu setelah berkonsultasi dengan virolog untuk mempelajari persiapan Jerman jika terjadi pandemi.
Baca Juga: Per 28 Juli Tembus 1.748 Kasus, Pasien Corona Melesat Jadi 102.051 Orang
Adapun pengambilan gambar serial tersebut dilakukan di Pulau Nordeney, Jerman dan di Sopot, sebuah resort pinggir pantai Polandia, pada 2019 kemarin.
Berita Terkait
-
Manuel Neuer Masih Bingung, Perpanjang Kontrak atau Gantung Sepatu
-
Ulasan Serial The Pitt Season 2: Drama Medis yang Mengharukan dan Realistis
-
Pandemi Senyap 2026: Mengapa Anak Indonesia Kembali Diserang Campak?
-
Update Casting Harry Potter 2026: Ralph Fiennes Sebut Satu Nama Mengejutkan untuk Voldemort Baru
-
Jerman Jadi Banyak Maling saat Harga Minyak Dunia Menggila
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
Terkini
-
Vivo T5 Pro Resmi Debut, HP Midrange Baterai 9.020 mAh Ini Siap ke Indonesia
-
Skip iPhone X: Ini 5 iPhone Terlawas yang Masih Layak Dibeli 2026
-
7 HP Oppo RAM 8 GB dengan Kamera Bagus, Hasil Jernih Cocok Buat Eksis di Medsos
-
Update Anyar Roblox di PS5, Hadirkan Peningkatan Performa dan Fitur Baru
-
Penjualan iPhone Diprediksi Naik, hello Store Gelar Event Besar di 3 Kota
-
Makin Serius, Sony Umumkan Update Film Legend of Zelda dan Helldivers
-
Balik ke Industri Ponsel, HP Gaming Lenovo Legion Y70 2026 Rilis Bulan Depan
-
7 HP Realme dengan NFC Termurah 2026, Mulai Rp1 Jutaan buat Transaksi Digital
-
5 HP Baterai Jumbo Tahan Seharian, Gak Perlu Sering Ngecas!
-
Siap Rilis, Oppo Find X9s Usung Tombol Khusus dan Kamera Premium 50 MP