Suara.com - Ikan laut dalam terkenal dengan bentuknya yang unik dengan wajah yang menakutkan. Tak hanya menakutkan, sistem seksual mereka juga memiliki pola yang unik serta "aneh".
Berdasarkan penelitian sebelumnya, ilmuwan sudah mengetahui bagaimana cara anglerfish (ikan dari ordo Lophiiformes) berhubungan badan dengan lawan jenisnya.
Mereka bisa berfusi atau bergabung satu sama lain dalam kurun waktu lama di laut dalam.
Tentunya hubungan yang "lengket" itu akan sangat aneh jika terjadi pada manusia.
Variasi persetubuhan ekstrem tersebut membuat anglerfish jantan menempel secara permanen kepada tubuh sang betina.
Sang jantan mendapatkan nutrisi sementara betinanya memperoleh sperma.
Sebelum ini, para ilmuwan bingung mengapa sistem kekebalan betina tidak meluncurkan "serangan" pada pasangan mereka.
Misteri terpecahkan karena penelitian terbaru yang diterbitkan di dalam jurnal Science telah mengungkapkan bahwa pejantan dilindungi karena respon imun yang berubah.
Beberapa spesies anglerfish telah mengadaptasi bentuk parasitisme seksual untuk memastikan bahwa begitu mereka menemukan pasangan, mereka tidak akan pernah melepaskannya.
Baca Juga: Modal Nekat, Budidaya Ikan Guppy Suranto Kini Tembus Pasar Asia dan Eropa
Jantan menempel pada betina, hingga beberapa jaringan dan bahkan sistem peredaran darah mereka saling menempel.
Sistem seksual "fusion" ini memastikan kedua pasangan dapat bereproduksi secara andal dan seiring berjalannya waktu jantan menyusut hingga hanya bagian-bagian penting yang tersisa.
Dikutip dari IFLScience, anglerfish adalah ikan yang mampu hidup pada ratusan meter di bawah laut.
Bahkan pada tahun 2005, ilmuwan yang memanfaatkan ROV (Remotely Operated Underwater Vehicle) menemukan salah satu spesies anglerfish dapat hidup di kedalaman 1.474 meter.
Para ilmuwan telah menemukan bahwa anglerfish mencapai parasitisme seksual ini karena telah kehilangan bagian penting dari sistem kekebalannya, yang kemudian memungkinkan dua tubuh menjadi satu tanpa penolakan jaringan.
Memahami bagaimana hewan-hewan yang tidak biasa ini mengubah respon imun mereka untuk memenuhi kehidupan seks dapat berguna dalam merumuskan terapi untuk membantu pasien yang kekurangan imun, klaim ilmuwan.
Sistem seksual unik ikan laut dalam di atas mungkin mirip seperti lagu 2 Become 1 milik Space Girls yang terkenal di tahun 1990-an
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 13 Juni 2026: Panen 5.000 Gems dan 150 Shard
-
47 Kode Redeem FF Terbaru 13 Juni 2026: Panen 200 DM Gratis dan SG2
-
3 HP AI Harga 1 Jutaan Terbaik Juni 2026, Fitur Pintar Melimpah Buat Dana Mepet
-
Higgs Games Island Gaet Lus Figo, Dorong Ekosistem Game Mobile Indonesia Naik Kelas ke Level Global
-
Dorong Transformasi Digital Korporasi Indonesia, XLSMART Luncurkan ESTA Ecosystem Berbasis AI dan 5G
-
Honor X7e Plus 5G Lolos Sertifikasi, Siap Meluncur ke Pasar Global
-
7 Kelebihan dan Kekurangan Huawei MatePad Mini: Pesaing iPad Mini Memori Lega
-
4 Simulasi Sebelumnya Akurat, EA Sports Prediksi La Furia Roja Juara Piala Dunia 2026
-
HP Tangguh Terbaru, Moto G Max Usung Kamera 200 MP dan Layar 5.000 Nits
-
Bali Jadi Tuan Rumah Pertemuan Tata Kelola Internet Internasional ICANN