Suara.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengingatkan, penderita harus memastikan gejala yang muncul sesuai dengan yang diketahui tentang Covid-19, karena banyak dari gejala tersebut umumnya dikaitkan dengan flu musiman.
Beberapa gejala utama Covid-19 menurut Pusat pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) mencakup batuk, demam, dan sesak napas.
Sementara gejala Gejala yang lebih umum yaitu panas dingin, nyeri otot, sakit tenggorokan, dan kehilangan indera perasa dan penciuman.
Sedangkan, gejala yang kurang umum ditemukan mencakup gejala gastrointestinal seperti mual, muntah, dan diare, pilek, sakit kepala, dan konjungtivis.
Saat mengalami gejala tersebut tentu sebagian besar orang langsung berpikir untuk segera pergi ke dokter dan mendapatkan pemeriksaan. Namun, beberapa orang mungkin bertanya-tanya kapan waktu yang tepat untuk pergi ke dokter, saat mengalami gejala Covid-19 karena bisa saja gejala tersebut muncul karena flu.
Dilansir dari Wired, Rabu (5/8/2020), jika seseorang mengalami nyeri atau tekanan dada yang konstan, kesulitan bernapas, pusing yang parah, bicara tidak jelas, kebingungan, ketidakmampuan untuk bangun atau tetap terjaga, hingga memiliki bibir atau wajah kebiruan, segera hubungi petugas medis setempat.
Tetapi jika orang tersebut tidak mengalami gejala parah yang memerlukan keadaan darurat, CDC merekomendasikan untuk tetap berhubungan dengan dokter atau petugas medis dan menelepon sebelum meninggalkan rumah untuk mendapatkan perawatan.
Beberapa kunjungan kesehatan yang tidak terlalu serius juga dapat dilakukan dengan cara lain, seperti melalui Zoom atau hanya melalui telepon. Panggilan tersebut dapat digunakan untuk merencanakan kedatangan pasien atau membahas tindakan pencegahan khusus yang harus diambil.
Jika seseorang memiliki kondisi kesehatan mendasar seperti asma, penyakit paru-paru, penyakit jantung, penyakit ginjal, diabetes, atau sistem kekebalan tubuh yang terganggu, pertimbangkan untuk berbicara dengan ahli kesehatan sebelum gejalanya menjadi terlalu buruk.
Baca Juga: Alami Gejala atau Terinfeksi Covid-19, Lakukan Hal-hal Ini
Sejauh ini, ada dua tes berbeda untuk Covid-19, yaitu viral test atau tes virus dan antibody test.
Viral test akan menganalisis apakah seseorang terinfeksi virus Corona aktif. CDC menganggap perlu melakukan viral test jika seseorang memiliki tanda atau gejala yang konsisten terkiat Covid-19 atau jika seseorang tidak menunjukkan gejala tetapi telah melakukan kontak dengan orang lain yang terinfeksi virus atau dicurigai telah terinfeksi. Hasil viral test dapat keluar dalam beberapa hari.
Sedangkan antibody test atau tes antibodi sering lebih cepat diberikan tetapi mungkin tidak seefektif atau seakurat viral test. Pengujian ini akan menganalisis apakah seseorang pernah terinfeksi virus sebelumnya dan membawa antibodi dalam darah, yang memberikan beberapa tingkat resistensi terhadap infeksi ulang berikutnya, walaupun para peneliti medis masih mencari tahu tentang hal itu lebih lanjut.
Berita Terkait
-
Alami Gejala atau Terinfeksi Covid-19, Lakukan Hal-hal Ini
-
Gelombang Kedua Virus Corona Diprediksi Mengancam Orang yang Lebih Muda
-
CDC: 1 dari 3 Pasien Covid-19 Rawat Jalan Alami Gejala Berkepanjangan
-
Gejala Covid-19, Cek Warna dan Bau Urine Anda!
-
Bagaimana Cara Mengetahui Kalau Anak Terinfeksi Covid-19?
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
Terkini
-
Gunakan AI, Fitur Auto-Dubbing YouTube Sekarang Tersedia 27 Bahasa
-
45 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 6 Februari: Ada Icon Ginga 115-117 dan 10.000 Gems
-
7 HP Murah RAM Besar untuk Admin Bisnis Online, Multitasking Lancar Tanpa Lag
-
Apakah HP Infinix Cepat Rusak? Cek Rekomendasi HP Terbaik Spek Dewa Dibawah Rp2 Juta
-
65 Kode Redeem FF Terbaru 6 Februari 2026: Klaim Sukuna, G36, dan Parasut Jujutsu
-
Apa Penyebab Gempa Pacitan M 6.4 Hari Ini? Terasa di 26 Wilayah, BMKG Buka Suara
-
Terpopuler: TWS Murah 2026 Versi David GadgetIn, Tokoh Teknologi yang Muncul di Epstein Files
-
Apakah Stylus Pen Bisa untuk Semua Tablet? Cek 5 Rekomendasi Digital Pen Terbaik
-
Daftar Harga HP Vivo dan iQOO Terbaru Februari 2026, Mulai Rp1 Jutaan
-
Tablet Samsung Galaxy Tab A9 vs Redmi Pad SE, Mana Paling Worth It Buat Anak Sekolah?