Suara.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Sultan Iskandar Muda Aceh menyebutkan abu vulkanik dari letusan Gunung Sinabung yang mengarah ke timur dan tenggara tidak sampai ke wilayah perbatasan di Provinsi Aceh.
"Meski erupsi Sinabung terbawa angin yang bertiup ke timur dan tenggara, tetapi hingga kini tak ada laporan dari wilayah perbatasan Aceh mengenai dampaknya," terang Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Sultan Iskandar Muda Aceh, Zakaria Ahmad di Banda Aceh, Sabtu (8/8/2020).
Ia menyebut, sedikitnya terdapat tiga kabupaten di provinsi paling barat Indonesia berbatasan dengan Gunung Sinabung yang memiliki ketinggian 2.460 meter di atas permukaan laut terletak di Kabupaten Karo, Sumatera Utara.
Di wilayah pesisir barat-selatan Aceh, terang dia, berbatasan dengan Aceh Singkil, sedangkan wilayah tengah Aceh ada Aceh Tenggara, dan terakhir pesisir timur Aceh berbatasan dengan Aceh Tamiang.
"Dari ketiga daerah di Aceh itu, terutama dari BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) setempat belum ada dampak (abu) vulkanik Sinabung," tegas Zakaria.
Petugas Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Muhamad Nurul Assori, menyebut, sebanyak empat kecamatan di Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara terkena dampak letusan Gunung Sinabung yang menyemburkan abu vulkanik setinggi 2.000 meter, Sabtu dini hari ini.
"Wilayah yang terdampak abu vulkanik Gunung Sinabung, yakni Kecamatan Naman Teran, Kecamatan Berastagi, Kecamatan Simpang 4, dan Kecamatan Merdeka," katanya.
Gunung Sinabung pada Sabtu, pukul 01.58 WIB kembali meletus dengan tinggi kolom abu yang teramati kurang lebih 2.000 meter di atas puncak gunung tersebut atau kurang lebih 4.460 meter di atas permukaan laut.
Erupsi kali ini merupakan yang pertama di masa pandemi COVID-19, setelah erupsi terakhir pada 9 Juni 2019 dengan melontarkan abu vulkanik kurang lebih 7.000 meter di atas puncak atau 9.460 meter di atas permukaan laut. [Antara]
Baca Juga: Gunung Sinabung Erupsi, 4 Kecamatan di Karo Tertutup Abu Vulkanik
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Bocoran Galaxy Unpacked 2026: Samsung Siapkan Kacamata Pintar dan HP Lipat Anyar
-
Telkomsel Bongkar Strategi Digital Retail 2026, Solusi AI dan IoT Jadi Kunci Pertumbuhan Bisnis
-
7 HP Midrange Body Metal 2026, Desain Premium Harga Masih Masuk Akal
-
77 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 Mei 2026: Ada Tinju Gerhana dan Skin SG Apocalyptic
-
Ubisoft Gelar Perburuan Harta Karun Asli di Game Assassins Creed, Nilainya Rp8,7 Miliar!
-
6 Pilihan HP Oppo RAM 12 GB Memori 256 GB untuk Multitasking Tanpa Batas
-
Rekomendasi iPhone Bekas Under 6 Juta Masih Layak 2026, Hindari Barang KW dan IMEI Terblokir
-
H3RO Esports 6.0 Resmi Berakhir, Tri dan Indosat Cetak Ribuan Talenta Baru Esports Indonesia
-
WhatsApp Luncurkan Obrolan Incognito dengan Meta AI, Fitur Chat Privat, Tak Bisa Diakses Siapa Pun
-
Terpopuler: Fitur Baru iOS 26.5, Rekomendasi HP Midrange Chipset Mediatek Dimensity Terkencang