Suara.com - Pembeli barang online umumnya akan menuliskan keluhan atau komplain kepada penjual karena berbagai alasan, seperti barang yang dipesan tidak sesuai. Baru-baru ini, warganet menemukan seorang pembeli yang komplain karena kesalahannya sendiri. Terlebih, itu merupakan kesalahan "receh".
Dibagikan kembali akun Twitter @txtdarionlshop pada 8 Agustus, pemilik akun mengunggah gambar tangkapan layar isi pesan WhatsApp antara pembeli dan penjual. Diketahui, pembeli memesan balon berbentuk angka dengan susunan 2020.
Penjual tersebut pun mengirimkan balon sesuai dengan angka yang diminta oleh pembeli. Namun, pembeli itu komplain dengan mengatakan balon angka yang diterimanya tidak sesuai pesanan.
Dalam pesan WhatsApp, pembeli menyebut bahwa ia meminta balon angka yang membentuk formasi 2020. Namun menurutnya, ia justru dikirimi balon dengan formasi angka 2002.
Padahal, balon angka tersebut bisa disusun sesuai kemaun pembelinya. Dengan kata lain, bisa membentuk formasi angka 2002, 2020, 2200, dan sebagainya.
"Selamat malam kak. Apa benar ini toko Sebelah Pasuruan?" tanya pembeli dalam pesan WhatsApp tersebut.
"Iya benar. Ada yang bisa dibantu?" balas penjual.
"Saya kemarin order di market place. Saya pesan balon 4 pc 2020 warna rainbow. Kok dikirim 2002," tulis pembeli seraya mengunggah foto penampakan balon yang disusun membentuk angka 2002 di lantai.
Unggahan yang telah dibagikan sebanyak lebih dari 11.800 kali ke sesama pengguna dan disukai lebih dari 36.100 akun Twitter itu pun, menuai beragam komentar dari warganet. Tak sedikit warganet yang merasa terhibur sekaligus emosi dengan tingkah pembeli tersebut.
Baca Juga: Niat Menipu saat Belanja Online, Aksi Bocah Ini Malah Bikin Ngakak
"Wkwkw itu tinggal dibalik ihhh angkanya," tulis akun @slicecakey.
"Itu tinggal dituker ye, nggak usah bikin emosi," tambah @yrfhniixyz.
"Kan tinggal diganti posisi ya kenapa kudu dibikin ribet sih," ungkap @terngiangngiang.
"Bisa aja itu 0022 atau 2200 atau 0202," cuit @sippaasabana.
"Bikin kesel bacanya Allahu Akbar," komentar @gomoonyoung.
Berita Terkait
-
Tak Sesuai Ekspektasi, Warganet Ini Beli Barang Online Berukuran Ajaib
-
Terima Belanjaan Pacarnya, Pria Ini Mendadak Crossdressing Jadi Cewek
-
Tak Nyambung, Percakapan Transaksi Online Ini Bikin Kesal Warganet
-
Ayah Ribet saat Dimintai Uang, Twitternya Dibongkar Anak, Isinya Bikin Syok
-
Arti Fetish dari Fenomena Fetish Kain Jarik yang Viral di Twitter
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan