Suara.com - Melihat kebutuhan penggunanya saat ini, aplikasi pesan instan Telegram merilis versi alfa untuk fitur panggilan video atau video call pada aplikasi untuk pengguna iOS dan Android.
Perusahaan tersebut mengatakan jika tahun 2020 penggunanya lebih butuh komunikasi tatap muka atau video call.
Telegram mengumumkan langsung dalam unggahannya di blog sekaligus menandai hari jadi Telegram ke-7.
Aplikasi Telegram menjelaskan proses untuk menilai panggilan video di aplikasi mereka. Pengguna hanya perlu menekan halaman profil orang yang ingin dihubungi.
Pengguna bahkan bisa mengaktifkan atau menonaktifkan video kapan saja selama panggilan, bahkann video call milik Telegram mendukung mode gambar dalam gambar menghindari kebosanan.
Dilansir dari laman The Verge, panggilan video milik Telegram ini akan memiliki enkripsi end-to-end.
''Aplikasi kami untuk Android dan iOS memiliki versi yang dapat direproduksi, sehingga siapa pun dapat memverifikasi enkripsi dan mengonfirmasi bahwa aplikasi mereka menggunakan kode sumber terbuka yang sama persis dengan yang kami terbitkan dengan setiap pembaruan'' tambahnya dalam unggahan di Blog tersebut.
Fitur video call grup ini diumumkan Telegram pada bulan April dan rencananya akan dirilis pada akhir tahun ini.
Dalam penjelasan fitur di blognya, perusahaan menjelaskan jika Telegram akan mendapatkan lebih banyak fitur dan peningkatan di versi yang baru.
Baca Juga: Siap-siap, Ponsel Lama Huawei Bakal Kehilangan Aplikasi Google
Telegram mengatakan pengguna aktif bulanannya mencapai 400 juta pada April lalu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan