Suara.com - Google menambahkan alat peringatan gempa untuk pengguna sistem operasi seluler ponsel Android, termasuk seri Samsung Galaxy. Google mengatakan akan mulai bekerja dengan Survei Geologi AS untuk mengirim peringatan gempa ke perangkat Android, dimulai di California. Sebagai tahap awal, Android akan mengirimkan peringatan ke ponsel bagi mereka yang tinggal di California, dari sistem peringatan dini gempa ShakeAlert.
"Dengan meningkatnya biaya bencana alam di seluruh dunia, kami melihat peluang untuk menggunakan Android, guna memberikan informasi gempa bumi yang berguna dan tepat waktu saat mereka menelusuri, serta peringatan beberapa detik untuk menyelamatkan diri dan orang yang mereka cintai jika diperlukan," Kata Google dalam sebuah posting blog dilansir USA Today, Jumat (14/8/2020).
iPhone Apple tidak memiliki peringatan yang terpasang di perangkat, tetapi mengandalkan aplikasi untuk menyebarkan berita setelah getaran dimulai.
Google mencatat bahwa tidak semua gempa terjadi di California, sebagaimana dibuktikan oleh serangkaian gempa akhir pekan lalu di Virginia dan North Carolina, Amerika Serikat. Perusahaan mengatakan, ponsel Android dapat diubah menjadi seismometer mini untuk mendeteksi kapan gempa bumi terjadi dan untuk mengirim sinyal lanjutan ke sistem peringatan.
"Kami menyebutnya Sistem Peringatan Gempa Android. "Sebagai langkah awal, gempa bumi yang terdeteksi oleh sistem ini akan digunakan untuk meningkatkan kecepatan dan akurasi informasi gempa di Google Penelusuran. Dan dalam waktu dekat, kami akan menggunakan teknologi ini untuk mengirimkan peringatan awal kepada pengguna Android di daerah yang terkena dampak," kata Google dalam sebuah entri blog.
"Pada dasarnya kami berpacu dengan kecepatan cahaya (yang kira-kira adalah kecepatan sinyal dari ponsel bergerak) melawan kecepatan gempa bumi," kata Google.
Google mengatakan bahwa jika Anda merasa bumi mulai bergerak dan Anda bertanya-tanya apakah itu gempa, sekarang dapat mencari "gempa bumi" atau "gempa bumi di dekat saya" di bilah pencarian Google. Kemudian, akan menemukan hasil yang relevan, bersama dengan sumber apa yang harus dilakukan sesudahnya.
Sebagian besar ponsel cerdas dilengkapi dengan akselerometer kecil yang dapat mendeteksi gempa bumi, kata Google.
"Mereka bahkan cukup sensitif untuk mendeteksi P-wave, yang merupakan gelombang pertama yang keluar dari gempa bumi dan biasanya jauh lebih tidak merusak daripada S-wave yang datang sesudahnya," kata Google.
Baca Juga: Gegara Google Maps, Perempuan Ini Tertangkap Basah Tengah Selingkuh
Jika ponsel mendeteksi sesuatu yang menurutnya mungkin gempa bumi, akan mengirimkan sinyal ke server deteksi gempa Google, bersama dengan lokasi di mana guncangan terjadi. Server kemudian menggabungkan informasi dari banyak ponsel untuk mengetahui apakah gempa bumi sedang terjadi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
48 Kode Redeem FF Terbaru 10 Juni 2026: Bocoran Relaunch SG2 OPM dan Diamond Gratis
-
47 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Juni 2026: Bocoran Pemain OVR 120 dan Klaim Koin Jutaan
-
Rekomendasi HP AI untuk Healing dan Traveling, Galaxy A57 5G Punya Kamera Pintar dan Baterai Awet
-
Mengenal Instagram Plus, Apa Saja Kelebihan dan Harga Berlangganannya?
-
4 Rekomendasi Kulkas 2 Pintu Inverter Terlaris 2026: Cepat Dingin, Hemat Listrik 47 Persen
-
175 Platform Digital Sudah Diperiksa Komdigi, Netflix, Shopee dan PUBG Termasuk
-
7 Kelebihan dan Kekurangan Lenovo Yoga Tab: Tablet AI Chip Kencang dengan Layar Ciamik
-
Samsung Siapkan Tablet Tahan Banting dengan Jaringan 5G, Dukung Sertifikasi Militer
-
5 Kritik Ferry Latuhihin: Rupiah Anjlok, Curigai Mati Listrik Massal Gegara 'Ekonomi'
-
4 HP Xiaomi RAM 12 GB dan Memori Internal 256 GB Termurah Juni 2026