Suara.com - Setelah kesepakatan normalisasi kontroversial minggu lalu antara kedua negara, sebuah perusahaan UEA dan sebuah perusahaan Israel telah menandatangani pakta untuk bekerja sama dalam penelitian virus corona (Covid-19). Hal ini diungkap kantor berita pemerintah Uni Emirat Arab WAM, dilansir Anadolu, Senin (17/8/2020).
Kesepakatan antara Emirati APEX National Investment dan Israel's TERA Group, dianggap sebagai hasil dari kesepakatan normalisasi antara Abu Dhabi dan Tel Aviv.
"Kerja sama dengan TERA Group adalah bisnis pertama yang membuka jalan bagi perdagangan, ekonomi, dan kemitraan yang efektif antara sektor bisnis Emirat dan Israel," kata WAM mengutip Khalifa Yousef Khoury, kepala APEX.
Berdasarkan perjanjian tersebut, perusahaan akan bekerja sama dalam mengembangkan perangkat yang akan mempercepat pengetahuan tentang virus dengan presisi tinggi.
APEX bekerja di bidang investasi publik, termasuk sektor kesehatan, sedangkan TERA Group, ditemukan pada 2003, bekerja sebagai bagian dari Institut Sains Weizmann Israel, dan memiliki investasi dalam penelitian dan pengembangan.
UEA adalah negara Teluk pertama dan negara Arab ketiga yang memiliki hubungan diplomatik penuh dengan Israel setelah Mesir dan Yordania.
Terlepas dari laporan bahwa kesepakatan itu menghentikan rencana kontroversial Israel untuk mencaplok sebagian Tepi Barat, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menegaskan komitmen berkelanjutan pemerintahnya terhadap rencana aneksasi.
Kelompok-kelompok Palestina mengecam kesepakatan itu, mengatakan itu tidak melakukan apa pun untuk melayani kepentingan Palestina dan mengabaikan hak-hak rakyat Palestina.
Berita Terkait
-
Bersejarah! Uni Emirat Arab Capai Kesepakatan Damai dengan Israel
-
Tangis Bocah Palestina Pecah Saat Rumahnya Dihancurkan Tengah Malam
-
Teliti Vaksin COVID-19 Rusia, Israel: Jika Manjur, Kami Siap Negosiasi
-
Israel Tutup Perbatasan Jalur Gaza Usai Serangan Balon
-
Pengadilan Italia: Jerusalem Bukan Ibu Kota Israel!
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
vivo T5 Series Meluncur, Kombinasi Kamera Sony, AI Camera, dan Gaming 90FPS, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
-
33 Kode Redeem FF Aktif 30 April 2026, Sikat M1887 Rapper Underworld dan Gintoki Bundle
-
Terpopuler: Pilihan HP Terbaru yang Bisa Zoom Jauh, Tecno Spark 50 Pro Siap Rilis
-
5 Pilihan Laptop Gaming Termurah 2026, Spek Dewa Tetap Ngebut dan Ringan Dibawa
-
38 Kode Redeem FF Terbaru 29 April 2026: Bocoran Collab One Piece Bikin Heboh
-
29 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 29 April 2026: Skuad Impian Spanyol Menanti, Auto Win Terjamin
-
Duet 5G dan AI: Kunci Akselerasi Ekonomi Digital Menuju Indonesia Emas 2045
-
Render Motorola Moto G87 Beredar, Diprediksi Usung Kamera 200 MP
-
Berapa Harga GTA 6? CEO Take-Two Buka Suara Soal 'Banderol Wajar'