Suara.com - Game Fortnite belum lama ini didepak oleh App Store dan Play Store karena perseteruan Google dan Apple dengan Epic Games.
Tetapi kini masalah lain datang, pasalnya menurut developer game, Epic mengklaim bahwa pemain yang mengunduh game dan memperbaruinya ke versi terbaru dapat memainkannya seperti biasa, namun beberapa hal menjadi rumit karena tak bisa akses konten baru.
Namun bukan penghapusan dari Play Store dan App Store yang jadi masalahnya, pasalnya pemain masih dapat mengunduh game langsung dari website Epic.
Hal inilah yang ternyata menimbulkan masalah di kemudian harinya. Menurut Epic, mereka mengklaim bahwa pengguna yang telah mengunduh game dan memperbaruinya ke versi terbaru dapat melanjutkan dan terus memainkannya seperti biasa, tapi beberapa hal bisa menjadi rumit karena tak bisa mengakses konten baru.
Dilansir dari Ubergizmo, pihak Epic mengatakan ''Jika pengguna sudah mengunduh Fortnite melalui App Store, pengguna seharusnya tidak memiliki masalah untuk terus memainkan Bab 2-pembaruan Musim 3, pengguna hanya bermain di perangkat seluler atau juga memainkan versi terbaru Fortnite di perangkat lain.''
Menurut pihak Epic Games, pemain masin bisa memainkan Fortnite versi 13.40, tetapi tidak akan dapat akses konten baru atau Battel Pass baru.
Untuk gamer yang sudah menghabiskan uang untuk membeli V-Bucks, Epic Games juga mengatakan bahwa itu sepenuhnya di luar kendali jika game menginginkan pengembalian uanng.
Sebaliknya, mereka meminta para pemian Fortnite menghubungi Apple jika mereka ingin pengembalian uang.
Meski tak yakin dengan situasi ini, namun pemain Fortnite di iOS mungkin harus mencari paltform alternatif, meskipun itu tidak akan menjadi masalah, terutama karena hal-hal seperti perkembangan dan pembeliann semuanya disinkronkan.
Baca Juga: Tak Terkena Imbas, Fortnite Masih Bisa Diunduh di Galaxy Store
Sebelumnya, Epic Games telah mengimplementasikan in-app payment alias sistem pembayaran mereka sendiri ke Fortnite versi mobile.
Game yang tengah populer ini tidak lagi memakai sistem pembayaran dari Apple maupun Google. Dengan alasan potongan 30 persen yang ditarik dari transaksi.
Epic Games berkilah kalau mereka memakai sistem sendiri, mereka bisa memberikan harga microtransaction yang lebih murah kepada player Fortnite.
Di lain sisi, Apple mewajibkan aplikasi dan game yang didistribusikan di App Store untuk menggunakan sistem pembayaran mereka.
Dengan memakai sistem pembayaran lain, Apple menganggap Epic Games telah melanggar ketentuan mereka, karena hal itu Fortnite didepak dari App Store.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Apakah Stylus Pen Bisa untuk Semua Tablet? Cek 5 Rekomendasi Digital Pen Terbaik
-
Daftar Harga HP Vivo dan iQOO Terbaru Februari 2026, Mulai Rp1 Jutaan
-
Tablet Samsung Galaxy Tab A9 vs Redmi Pad SE, Mana Paling Worth It Buat Anak Sekolah?
-
7 HP 5G Rp3 Jutaan Pesaing Redmi Note 15 5G: Spek Gahar, Harga Bersahabat
-
52 Kode Redeem FF 5 Februari 2026: Cek Bocoran Bundle Valentine dan Evo Gun Scorpio
-
19 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 5 Februari 2026: Rebutan Dembele UTOTY yang OP Banget
-
Vivo X300 Ultra Bakal Bawa Sensor Sony LYT901 dan Baterai 7.000 mAh
-
File Epstein Guncang Dunia Game: Mantan Petinggi GTA dan Call of Duty Terseret
-
5 HP Murah Tanpa Iklan 'Pop-Up', Pemakaian Harian Tenang tanpa Gangguan
-
Teknologi Sinematik Membawa Pengalaman Walk-Through Virtual Pertama ke Indonesia