Suara.com - Di tengah industri esports yang semakin berkembang, beberapa tim dari kalangan perempuan bermunculan.
Tiara "Ravalda" Evalda yang sempat bergabung dengan Tim EVOS dan Bigetron Ladies, mengatakan bahwa fenomena tersebut merupakan salah satu pembuktian bahwa esports bukan hanya dimiliki oleh kaum Adam saja.
"Aku bersyukur ada kompetisi seperti IGC 2020 ini yang memberikan kesempatan bagi kami, sebagai gamers cewek, untuk menampilkan kemampuan terbaik kami," kata Ravalda kepada Suara.com dalam konferensi online Indonesia Games Championship 2020 yang digelar oleh Telkomsel, Senin (24/8/2020).
Menurut gamer cantik ini, kompetisi seperti IGC 2020 harus lebih banyak digelar agar bisa menampik stereotipe masyarakat saat ini yang menilai bahwa gamers perempuan hanya bermodal paras semata.
"Aku melihatnya sebagai peluang. Ini jadi pembuktian bahwa gamers cewek, kami nggak cuma modal cantik atau tampang saja, tapi memang punya skill dan efforts di dunia esports," imbuhnya.
Meski begitu, Ravalda mengakui bahwa skill atau kemampuan bermain game kaum Hawa masih belum selevel dengan gamers lelaki.
"Untuk saat ini, memang skill kami belum setara dengan cowok. Soalnya, porsi latihan atau bermain game kita juga berbeda dengan mereka," pungkas Ravalda yang juga menekuni dunia caster game tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar