Ekuinoks terjadi dua kali dalam setahun, yaitu pada Maret dan September. Pada September 2020, ekuinoks akan terjadi pada 22 September mendatang.
Ekuinoks sebenarnya bukan fenomena langit yang bisa diamati. Peristiwa ini terjadi karena sumbu rotasi Bumi miripng pada sudut sekitar 23,4 derajat terhadap bidang orbitnya mengelilingi Matahari.
Ketika ekuinoks terjadi, musim akan berlawanan di kedua sisi khatulistiwa. Ekuinoks September dikenal sebagai ekuinoks musim gugur di belahan Bumi utara dan dianggap sebagai hari pertama musim gugur. Sementara di belahan Bumi selatan, ini dikenal sebagai titik balik musim semi dan menandai hari pertama musim semi.
Pada ekuinoks, siang dan malam akan setara 12 jam di seluruh dunia. Inilah alasannya disebut ekuinoks yang berasal dari bahasa Latin yang berarti "malam yang setara". Namun, meskipun ini diterima secara luas, itu tidak sepenuhnya benar. Pada kenyataannya, ekuinoks tidak tepat 12 jam siang hari.
5. Pendekatan Bulan, Jupiter, dan Saturnus
Dua planet raksasa di tata surya, yaitu Jupiter dan Saturnus akan melakukan pendekatan dengan Bulan pada 25 September mendatang.
Bulan dan Jupiter akan berada sejauh 1 derajat sementara Bulan akan berada sekitar 2 derajat dari Saturnus.
Ketiga objek langit ini mulai terlihat sekitar pukul 18.01 WIB sekitar 69 derajat di atas ufuk tenggara, kemudian mencapai titik tertinggi di langit sekitar pukul 19.19 WIB dengan ketinggian 74 derajat di atas ufuk selatan, dan dapat terus diamati hingga sekitar pukul 00.58 WIB ketika menghilang di bawah 8 derajat di atas ufuk barat.
Ketiganya dapat dilihat dengan mata telanjang, di mana Jupiter dan Saturnus akan tampak seperti bintang terang yang tidak berkelap-kelip. Namun bagi pengamat yang ingin melihat cincin Saturnus atau penampakan planet lebih jelas disarankan menggunakan alat bantu seperti teleskop.
Baca Juga: Kejatuhan Meteor, Petani Brasil Justru Dapat Rezeki Nomplok
Berita Terkait
-
Dua Gerhana, Ini Fenomena Langit di Indonesia Sepanjang Juni 2020
-
Masuk Mei 2020, 5 Fenomena Langit Ini Bisa Diamati di Indonesia
-
Masuk April 2020, 5 Fenomena Langit Menarik Ini Bisa Diamati di Indonesia
-
Supermoon Bernuansa Halloween Bakal Hadir Malam Ini
-
5 Peristiwa Langit Ini Akan Terjadi Desember 2019
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
32 Kode Redeem FF 4 Februari 2026, Sikat Skin Senjata G18 dan G36
-
Poco F8 Series Resmi Hadir di Indonesia, Naik Kelas Jadi The True Flagship
-
24 Kode Redeem FC Mobile 4 Februari 2026: Cara Klaim Haaland dan Trik Farming 5.000 Permata
-
5 Rekomendasi CCTV Rp200 Ribuan, Praktis Bisa Pantau Lewat HP Kapanpun
-
5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah dengan RAM Besar Terbaik
-
5 Rekomendasi HP Compact Murah Terbaik Februari 2026, Mulai Rp1 Jutaan
-
5 Tablet Murah 1 Jutaan untuk Cucu Nonton YouTube, Tahan Banting dan Baterai Awet
-
7 Rekomendasi Tablet Gaming Murah Anti Nge-Lag, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Konglomerat Indonesia dan Sri Mulyani Disebut-sebut di Epstein Files? Begini Penjelasannya
-
Nasib Borderlands 4 di Nintendo Switch 2: Dibatalkan atau Hanya Jeda?