Suara.com - Kabar buruk kembali berhembus untuk para gamers. Pengguna Apple sudah tidak bisa login ke akun Epic Games, setelah 11 September mendatang.
Pembatasan kali ini merupakan dampak dari pertengkaran Apple dan Epic yang sedang berlangsung.
Jika saat ini, Anda login dengan sistem Apple untuk akun Epic Anda, Epic mengatakan harus memperbarui akun Anda dengan kredensial masuk baru sebelum 11 September untuk mempertahankan akses.
Epic telah menyusun panduan tentang cara membuat pembaruan itu jika Anda perlu melakukannya. Pengembang satu ini juga mengatakan bahwa itu mungkin dapat memulihkan akun Anda secara manual setelah opsi "Masuk dengan Apple" hilang, tetapi Anda harus menghubunginya secara langsung.
Apple mengharuskan pengembang untuk menggunakan sistem masuk tunggal, jika mereka menawarkan opsi pihak ketiga lainnya dan menginginkan aplikasinya di App Store, mungkin merupakan faktor pendorong di balik Epic yang menawarkan layanan sebagai faktor masuk di tempat pertama.
Melalui akun resmi Twitternya, Epic mengumumkan perubahan yang akan datang, termasuk akun Epic Games utama, akun Status Fortnite, dan akun Unreal Engine 5.
Perlu juga dicatat bahwa Fortnite, yang tersedia di banyak platform, paling populer di iOS. Epic mengatakan dalam pengajuan hukum minggu lalu bahwa ia memiliki 116 juta pengguna terdaftar di iOS, yang menyumbang hampir sepertiga dari 350 juta total pengguna Fortnite terdaftar.
Jika sebagian kecil dari pengguna tersebut mengandalkan login dengan Apple dan tidak mengubah kredensial masuk tepat waktu, ada kemungkinan banyak orang dapat kehilangan akses ke akun mereka.
Apple melarang Fortnite dari App Store pada 13 Agustus ketika Epic memperkenalkan sistem pembayaran dalam aplikasi yang melanggar aturan Apple. Sejak saat itu, kedua perusahaan tersebut terlibat dalam perselisihan hukum mengenai masa depan Fortnite di App Store serta kedudukan Epic dengan Apple sebagai pengembang.
Baca Juga: Makin Memanas, Apple Tuntut Ganti Rugi ke Epic Games
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Berapa Harga iPad Paling Murah 2026? Desain Premium, Paling Worth It Dibeli
-
4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
-
3 Cara Cek Battery Health di HP Android, Lengkap dengan Tips agar Awet
-
Tanpa Ribet, Ini Cara Install Aplikasi Google di Tablet Huawei
-
Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Gojek dan Grab Terapkan Kebijakan Baru Mulai 1 Juli 2026
-
HP Vivo Rp1 Jutaan Seri Apa? Ini 3 Pilihan Terbaik untuk Multitasking Stabil
-
7 Laptop dengan Baterai Paling Awet, Tetap Produktif saat Mati Listrik
-
Microchip: Tren Migrasi Teknologi Menuju Edge AI Mulai Saingi Dominasi Cloud
-
Lenovo ThinkPad Siap Tempur di Lapangan dan Dunia Digital, Tahan Ekstrem hingga Serangan Siber
-
Musisi Global Siap Buka Kompetisi Esports World Cup 2026 di Paris