Suara.com - Ayah pendiri Microsoft, Bill Gates, William H. Gates II tutup usia pada umur 94 tahun. Kabar ini disampaikan Bill Gates pada media sosial miliknya.
William H. Gates II merupakan dikenal sebagai pengacara dan dermawan.
Ayah Bill Gates meninggal dengan damai pada Senin di rumah pantainya di negara bagian Washington karena penyakit Alzheimer.
Bill Gates mengunggah potret ayahnya di media sosialnya, melalui postingannya di Instagram, Bill Gates menuliskan sepenggal perjalanan hidup ayahnya.
Bagi Bill Gates, ayahnya merupakan sosok yang menjadi panutan dan belajar banyak hal seperi kebijaksanaan, kebaikan dan kerendahan hatinya.
Bahkan ia juga belajar melayani masyarakat dan menginspirasi Bill Gates untuk mendirikan yayasan
''Kematian ayah saya adalah kehilangan yang luar biasa bagi keluarga kami dan banyak orang yang hidupnya dia sentuh. Ayah menjalani hidup yang panjang dan sangat berarti. Saya tidak pernah berhenti belajar dari kebijaksanaan, kebaikan, dan kerendahan hatinya. Melinda dan saya berhutang khusus padanya karena komitmennya untuk melayani masyarakat dan dunia membantu menginspirasi filantropi kami sendiri. Meskipun dia akan menjadi orang terakhir yang mengatakannya, belas kasih dan kemurahan hati ayah saya akan tetap hidup di yayasan yang dia bantu bangun. Seperti yang telah saya katakan berkali-kali sebelumnya, ayah saya adalah Bill Gates yang sebenarnya. Dia adalah semua hal yang saya perjuangkan.'' tulisnya dalam caption Instagram miliknya.
Dilansir dari laman Globalnews. William H. Gates lahir pada tahun 1925 dan dibesarkan di Bremerton, Washington di mana orang tuanya memiliki toko furnitur.
Dia bergabung dengan Angkatan Darat setelah tahun pertamanya di Universitas Washington dan sedang dalam perjalanan ke Jepang ketika menyerah pada tahun 1945.
Baca Juga: Oracle dan ByteDance Bermitra Kelola TikTok di AS
Lantas ia menjalani satu tahun di Tokyo dan melanjutkan pendidikannya dan mendapatkan gelar sarjanan hukum pada tahun 1950.
William H. Gates membentuk firma hukum Seattle dengan dua mitra lainnya yang akhirnya menjadi Preston Gates dan Ellis yang sekarang dikenal sebagai K&L Gates, salah satu firma hukum terbesar di dunia.
Ia lantas pensiun dari hukum pada tahun 1998 dan mengambil peran penting dengan Gates Foundation.
Keluarga Bill Gates mengatakan akan melakukan pembatasan terkait pandemi pada upacara kematian ayahnya nanti.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
- 25 Pengemis Haji Gocap di Kebayoran Baru Dikirim ke Panti Sosial
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Jaringan Layanan Motor Listrik OMOWAY Kini Jangkau Berbagai Kota Besar di Indonesia
-
Relasi NU dan Pemerintah: Represi di Era Soeharto, 'Berbagi' Tambang di Masa Kini
-
KPK Periksa Pejabat Bogor Terkait Dugaan Kasus Korupsi
-
Kepuasan Publik Turun, Pemerintah Diminta Fokus Benahi Ekonomi
-
Dari De Britto, Urban Social Forum 12 Bayangkan Kota Ramah dan Manusiawi
-
'Rereongan Sangkan Waluya', Jargon Hilal Firmansyah yang Kian Memikat
-
Dua Warga Bali Laporkan Dugaan Penipuan Investasi Bitcoin, Kerugian Capai Rp19 Miliar
-
Kulit Sawo Matang Hindari Lipstik Warna Apa? Ini Panduannya agar Wajah Gak Kusam
-
Audi Marissa Gugat Cerai Anthony Xie, Sidang Perdana Digelar 3 September
-
Mengapa HP Android Murah Sering Patah-Patah setelah Dipakai 1 Tahun? Ini Jawabannya