Tekno / Gadget
Senin, 31 Agustus 2026 | 19:00 WIB
Ilustrasi HP Android murah. (Pexels)
Baca 10 detik
  • HP Android murah mengalami penurunan performa drastis setelah satu tahun penggunaan karena kombinasi keterbatasan perangkat keras dan perangkat lunak.
  • Faktor utama penyebabnya meliputi penggunaan memori eMMC yang lambat, kapasitas RAM terbatas, serta penurunan performa chipset kelas bawah.
  • Penumpukan file sampah dan pembaruan sistem operasi yang terlalu berat turut memperlambat kinerja keseluruhan perangkat secara signifikan.

Suara.com - Membeli HP Android dengan harga terjangkau memang menjadi solusi hemat bagi banyak orang. Pada bulan-bulan pertama, ponsel biasanya terasa lancar dan responsif untuk menjalankan berbagai aplikasi.

Namun, seiring berjalannya waktu, banyak pengguna mulai mengeluhkan performa yang menurun drastis. Fenomena ini sering menimbulkan pertanyaan besar di benak pengguna: Mengapa HP Android murah sering patah-patah setelah dipakai 1 tahun?

Masalah lag atau patah-patah ini sebenarnya bukan tanpa alasan. Ada kombinasi antara keterbatasan perangkat keras dan beban perangkat lunak yang terus bertambah. Berikut adalah lima faktor utama yang menyebabkan penurunan performa tersebut.

1. Kualitas Memori Internal (eMMC vs UFS)

Salah satu perbedaan mencolok antara HP mahal dan murah terletak pada jenis penyimpanan internalnya. HP murah umumnya menggunakan teknologi eMMC yang memiliki kecepatan baca dan tulis data yang lambat.

Seiring penuhnya kapasitas penyimpanan setelah satu tahun penggunaan, kecepatan eMMC akan menurun secara signifikan. Hal inilah yang membuat proses membuka aplikasi atau memindahkan file terasa jauh lebih lama dan berat.

2. Kapasitas RAM yang Terbatas

Aplikasi populer seperti WhatsApp, Instagram, dan TikTok selalu melakukan pembaruan (update) secara berkala. Setiap pembaruan biasanya membawa fitur baru yang mengonsumsi lebih banyak RAM.

Pada HP Android murah yang hanya memiliki RAM 3GB atau 4GB, sistem akan kesulitan mengelola multitasking.

Baca Juga: 4 Rekomendasi HP Murah Kuat Main Genshin Impact, Lancar Jelajahi Dunia Teyvat

Akibatnya, sistem terpaksa menutup aplikasi di latar belakang secara agresif, yang memicu efek patah-patah saat berpindah antar aplikasi.

3. Penurunan Performa Chipset (SoC) Entry-Level

Chipset pada ponsel murah memang dirancang untuk penggunaan ringan. Setelah satu tahun, beban sistem operasi yang semakin berat seringkali tidak sanggup lagi dipikul oleh prosesor kelas bawah.

Memahami mengapa HP Android murah sering patah-patah setelah dipakai 1 tahun juga berkaitan dengan manajemen panas.

Chipset murah cenderung lebih cepat panas saat bekerja keras, dan ketika suhu naik, sistem akan melakukan thermal throttling atau penurunan kecepatan secara sengaja agar suhu tetap aman, yang berujung pada performa yang melambat.

4. Penumpukan File Cache dan Junk

Load More