Suara.com - Garmin Indonesia meluncurkan Forerunner 745, menyasar para pelari dan atlet triathlon. Jam GPS ini dapat digunakan untuk memantau data secara terperinci, memberikan beragam latihan langsung dari perangkat, serta berbagai fitur smartwatch lainnya.
Desain minimalis Forerunner 745 dan dengan banyak pilihan warna, cocok digunakan para atlet perempuan dan mereka dengan lingkar pergelangan tangan lebih kecil. Berbobot hanya 47 gram, membuat penggunanya seolah measa tidak mengenakan jam tangan, sehingga dapat fokus meningkatkan performa mereka.
Meski menyasar para pelari, Forerunner 745 juga cocok digunakan sambil bersepeda atau berenang. Pengguna dapat memantau statistik dan menganalisa data.
Puluhan profil aktivitas bawaan, termasuk triathlon, berenang, lari di lintasan dan masih banyak lagi, para atlet dapat melengkapi rutinitas mereka dan dengan mudah berpindah dari satu aktivitas ke aktivitas lain, hanya dengan menekan sebuah tombol saat berlomba maupun berlatih.
"Dengan desain compact untuk memudahkan latihan, Forerunner melacak setiap langkah saat lari, perjalanan saat bersepeda, dan jarak tempuh saat berenang, mengkombinasikan alat pemantauan performa yang dapat atlet andalkan," ujar Scoppen Lin, Direktur Garmin Asia dalam keterangan resminya.
Berbagai rekomendasi latihan harian baru, dia menambahkan, Forerunner memperbarui fitur penganjuran waktu pemulihan (recovery time advisor) dan fitur pemantauan kesehatan untuk membantu para pelari dan atlet triathlon pemula melampaui kemampuan terbaik mereka.
Untuk membantu para atlet lebih siap saat bertanding atau berlatih, Forerunner 745 juga memiliki alat pemantauan performa dari Firstbeat Analytics seperti VO2 max, beban latihan (training load), status latihan, serta efek pelatihan aerobik dan anaerobik.
Bahkan, para atlet akan menerima rekomendasi latihan lari dan bersepeda langsung pada jam setiap harinya, berdasarkan beban pelatihan dan VO2 max mereka.
Dengan penambahan Running Dynamics Pod atau Chest Heart Rate Monitor yang kompatibel, para pelari dapat menafsirkan data mereka lebih jauh dengan melihat keenam metrik lari, termasuk tingkat kecepatan langkah per menit (cadence), panjang langkah per meter (stride length), dan masih banyak lagi, tepat di jam tangan.
Baca Juga: Dibekali Layar AMOLED, Realme Watch S Pro Lolos Sertifikasi FCC
Forerunner 745 juga memiliki dinamika canggih untuk membantu latihan bersepeda dan berenang. Ketika bersepeda, jam ini akan melacak data seperti keseimbangan kiri dan kanan, posisi duduk dan berdiri, platform center offset dan power phase.
Di dalam air, Forerunner 745 akan melacak jarak, kayuhan, kecepatan, rekor pribadi, dan banyak lagi. Berdasarkan tingkat kesulitan latihan, fitur recovery time advisor akan memberitahu para atlet berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk beristirahat sebelum sesi latihan intensif.
Perangkat ini juga menjelaskan faktor-faktor lain yang memengaruhi termasuk tingkat stres harian, kualitas tidur dan kegiatan sehari-hari, serta dapat menyesuaikan waktu pemulihan pada jam tangan, memudahkan atlet untuk berlatih secara maksimal.
Jam tangan ini memungkinkan pengguna menyinkronkan olahraga dalam ruangan dan luar ruangan secara otomatis, dari Garmin Connect atau aplikasi latihan lainnya, termasuk TrainingPeaks dan TrainerRoad, langsung ke jam tangan.
Terlebih, Forerunner 745 juga kompatibel dengan Garmin Coach, rencana latihan gratis yang beradaptasi berdasarkan tujuan dan kemampuan para pelari.
Forerunner 745 memiliki masa pakai baterai hingga satu minggu dalam mode jam tangan pintar, hingga 16 jam dalam mode GPS, dan hingga 6 jam dalam mode GPS dengan musik. Jam ini tersedia dalam warna hitam, neo tropic, red magma, atau whitestone dengan harga ritel yang disarankan Rp 7.999.000.
Pemesanan pre-order Forerunner 745 dimulai dari 25 September hingga 4 Oktober secara offline di seluruh gerai Garmin Store, Urban Republic dan online di Eraspace.com, Tokopedia Official Store, Blibli Official Store dan Shopee Official Shop.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Cara Cek Garansi iPhone dengan Benar untuk Pastikan Keaslian Perangkat Anda
-
Tri Dorong Anak Muda Manfaatkan Teknologi dengan Cerdas di Era Digital
-
Terpopuler: Xiaomi RAM 8 GB Termurah, Lebih Murah dari Redmi Note
-
5 Tablet RAM 8 GB Paling Murah untuk Produktivitas Pekerja Hybrid, Terbaru Februari 2026
-
Siap Masuk ke Indonesia, Infinix Note 60 Pro Bawa Desain Mirip iPhone 17 Pro
-
Apakah Kyedae Selingkuh dengan John Choi? TenZ Buka Suara Tanggapi Tuduhan Netizen
-
7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
-
67 Kode Redeem FF Terbaru Aktif 10 Februari: Raih Skin Gojo, Monster Truck, dan Emote Cinta
-
Lebih Murah dari Redmi Note 15 Pro 5G, 2 HP Rp4 Jutaan dengan Performa Ngebut
-
Apa Perbedaan Google TV dan Smart TV? Ini 3 Rekomendasi yang Lebih Canggih