Suara.com - Lebih dari satu miliar orang beralih ke Google Maps untuk mendapatkan informasi penting terkait tempat yang ingin dikunjungi. Terutama dalam kondisi pandemi COVID-19.
Inilah cara efisien yang dilakukan pengguna aplikasi agar mereka bisa mengantisipasi penyebaran virus Corona jenis baru.
Atas dasar kebutuhan para pengguna untuk mapping COVID-19 itulah, Google berinisiatif untuk membuat fitur baru yang menampilkan informasi paling update seputar virus yang menyerang saluran pernapasan itu.
"Minggu ini, kami memperkenalkan fitur baru di Maps, alat yang menunjukkan informasi penting tentang kasus COVID-19 di suatu area sehingga Anda dapat membuat keputusan yang lebih tepat tentang tujuan dan langkah antisipasi apakah yang mesti diambil," jelas Product Manager Google Maps, Sujoy Banerjee, seperti dikutip dari laman resmi Google pada Minggu (27/9/2020).
Untuk mengaktifkan fitur ini, caranya adalah:
- Ketuk ikon di sudut kanan atas layar ponsel dan klik "info COVID-19"
- Tampak rata-rata tujuh hari kasus COVID-19 terbaru per 100.000 orang untuk area peta yang dilihat, disertai label sebagai indikator peningkatan atau penurunan jumlah kasus
- Agar memudahkan pengguna aplikasi untuk membaca statistik Covid-19, Google juga membedakan warna area yang termasuk zona berbahaya atau zona aman.
Nah dalam penggarapan peta yang disertai informasi terbaru seputar COVID-19, Google bekerja sama dengan beberapa lembaga, otoritas kesehatan, dan perusahaan kredibel, seperti WHO, Johns Hopkins, New York Times, dan Wikipedia.
Untuk sementara waktu, fitur ini baru akan tersedia untuk wilayah Amerika Serikat di platform Android dan iOS pada minggu ini, lalu menyusul di seluruh dunia dalam beberapa pekan ke depan.
Catatan dari Redaksi: Mari bijaksana menerapkan aturan jaga jarak dengan orang lain atau physical distancing, sekitar 2 m persegi, dan selalu ikuti protokol kesehatan tata normal baru. Gunakan masker setiap keluar rumah dan jaga kebersihan diri terutama rutin cuci tangan. Selalu saling dukung dan saling jaga dengan tidak berdiri berdekatan, menggerombol, serta mengobrol, dalam mengatasi pandemi Corona Virus Disease atau Covid-19. Suara.com bergabung dalam aksi #MediaLawanCovid-19. Informasi seputar Covid-19 bisa diperoleh di Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081-2121-23119
Baca Juga: Presiden Jokowi Sapa Dokter Faisal: Alhamdulillah Sudah Sembuh
Berita Terkait
-
Cara Bikin Tren Linimasa Google Maps yang Viral, Gratis Tanpa Instal Aplikasi
-
Google Maps Hadirkan Ask Maps di Indonesia, AI Bisa Cari Hidden Gems hingga Susun Rute Liburan
-
WhatsApp Hadirkan Panggilan Langsung di Browser, Meta Perluas Inovasi Komunikasi Tanpa Aplikasi
-
WhatsApp Hadirkan Fitur Daftar Langsung di iPad, CarPlay Makin Pintar hingga Edit PDF
-
Spotify Luncurkan Fitur Baru AI Chat, Bisa Diajak Ngobrol hingga Atur Lagu
Terpopuler
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
- Mitchell Baker Cetak 3 Gol dari 4 Laga Bakal Dipanggil John Herdman di FIFA ASEAN Cup 2026?
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo
-
Ujian Berat MBG: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo
-
516 Korban Keracunan, Bupati Sidoarjo Ultimatum BGN Soal Perizinan: Ini Harus Tegas!
-
Kabar Gembira! Mulai 2027 Guru PPPK Paruh Waktu Resmi Diangkat Jadi Penuh Waktu
-
KPK Geledah Perusahaan Tambang Terkait Kasus Pajak Banjarmasin, Nama Adaro Ikut Terseret
Terkini
-
Sopir Jasa Angkut Curiga Bau Menyengat, Dipaksa Bawa Kardus Berisi Mayat di Bandung
-
Wakil Wali Kota Tangsel Ungkap Hibah KONI Rp12 Miliar Bermasalah
-
Pintas Ke Pelabuhan Ratu Lebih Cepat, Pemkab Bogor Lanjutkan Proyek Jalan Nanggung - Sukabumi
-
KPK Dalami Mekanisme Pemotongan Upah Pungut di Bogor
-
Memilih Desain Rumah yang Mengikuti Ritme Kehidupan Penghuninya
-
11 Tahun Buron, Tersangka Korupsi Bandara Melalan Ditangkap di Sulsel
-
MBG Berbahaya: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo
-
BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo
-
Habitat Ludes Terbakar! Karhutla Kalimantan Picu Risiko Konflik Satwa dengan Manusia
-
Nasib Apes Emil Audero Usai Gabung Rayo Vallecano Terusir dari Stadion Sendiri, Kok Bisa?