Suara.com - Kabar Presiden Donald Trump yang terinfeksi virus Corona (Covid-19) menggemparkan dunia. Meski banyak pihak yang mengharapkan kesembuhannya, tapi tak sedikit mengharapkan kematian Presiden Amerika Serikat tersebut, melalui cuitan di Twitter secara terbuka.
Namun, hal itu melanggar aturan Twitter dan perusahaan jejaring sosial tersebut memberi tahu publik bahwa pihaknya akan menangguhkan akun-akun (suspend) yang mengharapkan kematian Trump, meskipun tidak ada kejelasan seberapa sering dapat melakukan penangguhan akun.
Contohnya seperti cuitan baru-baru ini untuk tweet asli Trump yang secara implisit mengharapkan kematiannya.
"Saya harap Anda juga membuat 'pengorbanan' seperti yang dimiliki orang lain," tulis akun @OneVoic09474519.
Namun Twitter memberi tahu bahwa itu tidak akan berlaku untuk setiap cuitan. Pihaknya memprioritaskan penghapusan konten jika ada ajakan bertindak yang jelas dan berpotensi menyebabkan bahaya di dunia nyata.
"Cuitan yang menginginkan atau mengharapkan kematian, cedera tubuh yang serius, atau penyakit fatal terhadap siapa pun tidak diperbolehkan dan harus dihapus. Ini tidak secara otomatis berarti penangguhan," cuit akun resmi @TwitterComms pada 3 Oktober 2020.
Dilansir dari The Verge, Sabtu (3/10/2020), aturan sebenarna yang berlaku di bawah kebijakan Perilaku yang Menyesatkan di Twitter pun cukup jelas.
"Kami tidak mentolerir konten yang menginginkan, mengharapkan, atau mengungkapkan keinginan untuk mati, cedera tubuh yang serius, atau penyakit yang fatal terhadap individu atau sekelompok orang," tulis Twitter dalam kebijakannya.
Ini termasuk berharap seseorang meninggal akibat penyakit serius seperti "Saya harap kamu terkena kanker dan mati", menginginkan seseorang menjadi korban kecelakaan yang serius seperti "Saya berharap kamu akan ditabrak mobil saat kamu membuka mulut".
Baca Juga: Lucas NCT Trending di Twitter Gara-gara Rokok
Begitu juga dengan mengatakan bahwa sekelompok individu pantas mendapatkan cedera fisik yang serius seperti "Jika kelompok pengunjuk rasa ini tidak tutup mulut, mereka pantas untuk ditembak".
Presiden Trump sendiri saat ini sedang berada di Pusat Medis Walter Reed untuk pengujian dan perawatan Covid-19.
Berita Terkait
-
Kena Covid-19 dengan Obesitas dan Berusia 70-an, Apa Risiko Terburuk Trump?
-
Donald Trump dan Ibu Negara Positif Covid-19, Netizen: Anggap Aja Hoax
-
Donald Trump Positif Covid-19, Ngeyel Tak Pakai Masker dan Kekeuh Kampanye
-
Mengejutkan! 4 Efek untuk Dunia Setelah Donald Trump Positif Corona
-
Mardani Ali Sera: Seorang Donald Trump Positif Corona, Apalagi Warga RI
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Kok Aneh? Laga Vietnam vs Singapura Gunakan VAR tapi Wasit Tak Datang ke Stadion
-
Siap-siap Uang Belanja Bengkak, Harga Pangan Mulai Melonjak
-
BRIvolution Reignite Kian Agresif, BRI Perluas Kontribusi bagi Perekonomian Nasional
-
Eks Wakapolri Oegroseno Terseret Kasus Apa? Blak-blakan Merasa Dikriminalisasi Polri
-
The Odyssey: Kejeniusan Christopher Nolan dalam Menerjemahkan Sebuah Epos
-
Oppo Reno16 Pro 5G Jadi Pionir MediaTek Dimensity 8550 Super di Indonesia, Apa Keunggulannya?
-
Resmi Ditahan! Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terborgol Keluar dari Gedung KPK
-
Hari Ini Pantau Dulu, Harga Emas Antam Naik Tinggi Jadi Rp2.615.000/Gram
-
BRI Percepat Transformasi BRIvolution Reignite, Perkuat Kontribusi bagi Ekonomi Nasional
-
BRIvolution Reignite Perkuat Bisnis BRI, KUR hingga KPR Subsidi Terus Bertumbuh