Suara.com - Para ilmuwan bekerja sepanjang waktu untuk mengembangkan vaksin Covid-19. Sementara beberapa vaksin hampir siap untuk diluncurkan, pertanyaan telah diajukan tentang apakah vaksin akan dipengaruhi oleh mutasi virus baru-baru ini?
Para ilmuwan dari University of York telah meyakinkan bahwa vaksin tidak terpengaruh oleh mutasi ini. Kebanyakan vaksin telah dimodelkan pada 'strain D' asli dari virus. Namun, virus tersebut telah berevolusi menjadi 'G-strain' yang dominan secara global, yang sekarang menyumbang 85 persen kasus.
Dalam studi tersebut, para peneliti menguji sampel darah dari musang yang diberi kandidat vaksin untuk melawan kedua jenis virus tersebut. Untungnya, vaksin tersebut terbukti efektif melawan kedua jenis tersebut.
Profesor Seshadri Vasan, penulis senior studi tersebut, mengatakan bahwa ini adalah kabar baik bagi ratusan vaksin yang sedang dikembangkan di seluruh dunia, dengan mayoritas menargetkan protein lonjakan karena mengikat reseptor ACE2 di paru-paru dan saluran udara kita, yang merupakan titik masuk untuk menginfeksi sel.
“Terlepas dari mutasi D614G menjadi protein lonjakan, kami mengonfirmasi melalui eksperimen dan pemodelan bahwa kandidat vaksin masih efektif. Kami juga menemukan G-strain tidak mungkin memerlukan 'pencocokan vaksin' yang sering di mana vaksin baru perlu dikembangkan secara musiman untuk memerangi strain virus yang beredar, seperti halnya dengan influenza," jelasnya dilansir laman Mirror, Sabtu (10/10/2020).
Studi tersebut muncul tak lama setelah sebuah laporan mengklaim bahwa vaksin virus corona dapat diluncurkan mulai bulan depan, dengan suntikan ditawarkan di lima situs raksasa di seluruh Inggris.
Dokumen yang bocor mengatakan, NHS berharap bahwa dua vaksin akan tersedia sebelum akhir tahun.
Berita Terkait
-
Bahaya! Puluhan Mamali Disebut Rentan Tertular Covid-19
-
Sel Otak Utuh Ditemukan pada Tengkorak Manusia Berusia 2.000 Tahun
-
Bali Terpilih Jadi Lokasi Uji Coba Vaksin Covid-19, Ini Alasannya
-
Tingkat Kemanjuran Vaksin Covid-19 Indonesia Ditargetkan Capai 70 Persen
-
Ini Taksiran Harga Vaksin Covid-19 Buatan Bio Farma
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Tren Audio Open-Ear Makin Populer, HAKII Resmi Hadir di Indonesia lewat Blibli
-
Huawei Watch FIT 5 Series Resmi Meluncur di Indonesia, Punya Fitur Deteksi Risiko Diabetes dan ECG
-
25 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 12 Mei 2026: Bocoran Kehadiran Samuel Eto'o
-
33 Kode Redeem FF Terbaru 12 Mei 2026: Buruan Ambil MP40 Cobra dan Jajal Fitur Kuda
-
5 Rekomendasi Tablet Layar OLED, Visual Mantap untuk Kerja dan Gaming
-
Samsung Galaxy A27 Segera Hadir, Snapdragon Bakal Gantikan Exynos?
-
Realme 16T 5G Debut Pekan Depan, Usung Baterai Jumbo 8.000 mAh
-
Heboh DM Instagram Disebut Tak Lagi Aman, Pakar Siber Ungkap Faktanya soal Enkripsi
-
Kumpulan Prompt AI Edit Foto Masa Kecil vs Masa Kini, Hasil Estetik dan Emosional
-
Lawan Berat Redmi dan Honor: Huawei Siapkan HP Baru Baterai 10.000 mAh+