Suara.com - Tampaknya, Samsung Electronics agresif dengan produksi ponsel lipatnya. Untuk mempertahankan posisinya, raksasa teknologi Korea Selatan itu telah mematenkan perangkat yang dapat dilipat dalam berbagai ukuran dan bentuk.
Baru minggu lalu, paten yang diajukan oleh perusahaan saudara perusahaan Samsung Display ditemukan oleh LetsGoDigital. Sekarang, publikasi telah menemukan paten lain yang diajukan oleh Samsung Electronics.
Sebagaimana melansir laman Gizmochina, Selasa (20/10/2020), smartphone lipat dikatakan menjadi tren terbaru bagi masyarakat yang mengikuti perkembangan teknologi. Namun, yang menjadi harapan banyak orang adalah ponsel lipat dengan harga lebih murah, dengan teknologinya matang.
Paten desain lipat yang baru terlihat diajukan oleh Samsung Electronics ke WIPO (World Intellectual Property Office) pada April lalu. Itu disetujui dan diterbitkan pada 15 Oktober berjudul 'Perangkat elektronik yang dapat dilipat termasuk sejumlah modul kamera'.
Paten tersebut mencakup tiga desain berbeda, yakni dua dengan layar lipat luar seperti HUAWEI Mate Xs dan satu dengan layar lipat ke dalam seperti Galaxy Z Fold2.
Namun, ketiganya memiliki potongan di tampilan depan sehingga kamera yang ada di dalamnya dapat digunakan, meski saat ponsel ditutup. Makanya, dalam judul tersebut termasuk istilah pluralitas modul kamera.
Bagaimanapun, Samsung belum pernah terlihat pernah menerapkan desain ini dalam produk komersial. Perangkat generasi saat ini telah beralih ke lubang-lubang. Takik pada Galaxy Fold asli menawarkan pengalaman yang kurang imersif dan memiliki masalah kompatibilitas aplikasi.
Karena desain yang baru dipatenkan ini juga harus membuat kompromi serupa dengan tampilan seperti pada ponsel pintar lipat pertama perusahaan, yang dapat dilipat dan tersedia secara komersial.
Baca Juga: Begini Prediksi Samsung soal Tren Mendatang
Berita Terkait
-
Catat Tanggalnya! Samsung Galaxy S21 Siap Dirilis
-
Samsung Disebut Luncurkan Galaxy S21 pada Januari 2021
-
Tak Bekali Charger di iPhone 12, Apple Jadi Bahan Sindiran Samsung
-
Resmi Meluncur! Samsung Galaxy Tab A7, Hemat Daya dan Ramah di Kantong
-
Samsung Galaxy Watch3, Berdesain Klasik tapi Punya Fitur Canggih
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan