Suara.com - Serangan adware memang bukan hal baru, tapi masih banyak pengguna ponsel Andorid yang mengabaikan sistem keamanan dan berujung dengan terancamnya privasi dan keamanan siber Anda.
Untuk itu, dilansir laman Phone Arena, Minggu (25/10/2020), ada bebera tips yang bisa dilakukan untuk mencegah serangan Adware dari ponsel Android Anda.
Pertama-tama, Anda tidak boleh hanya mengandalkan Google untuk melindungi Anda dari adware, ransomware, spyware, dan semua jenis trojan dan virus lainnya yang sering menimbulkan malapetaka di Play Store resmi.
Raksasa pencari itu tidak berbuat cukup untuk mencegah ancaman ini masuk dan terutama menghilangkannya tanpa ampun atau penundaan.
Hal lain yang tidak boleh Anda andalkan adalah jumlah penginstalan aplikasi. Jumlah unduhan Google Play tidak selalu mewakili keandalan aplikasi.
Sebaliknya, yang paling harus Anda perhatikan sebelum memasang aplikasi di ponsel Android Anda adalah ulasan pengguna. Apa pun yang memiliki banyak peringkat bintang 5 dan bintang 1 mungkin berbahaya. Apa pun dengan rata-rata kurang dari 3 bintang bisa berbahaya atau tidak sepadan dengan waktu Anda.
Bendera merah potensial lainnya adalah akun pengembang dengan hanya satu aplikasi untuk namanya, yang dapat menandakan bahwa orang atau perusahaan di balik apa yang Anda coba unduh benar-benar menjalankan banyak akun, sehingga melindungi bisnis jahat mereka dari serangan Google yang terkadang diakhiri dengan dihapus profil.
Sayangnya, Anda tidak pernah dapat 100 persen terlindungi dari semua bentuk malware Android, tidak peduli seberapa berhati-hati Anda. Namun, itu tidak berarti Anda tidak boleh mencoba untuk setidaknya menghindari ancaman keamanan yang paling jelas di luar sana.
Baca Juga: Meski Populer, Anda Harus Hapus Aplikasi Berbahaya Ini!
Berita Terkait
-
Hapus 16 Aplikasi Ini di Ponsel Android, Awas Kena Tagihan Dadakan
-
Hati-hati Serangan Siber Bisa Merenggut Nyawa
-
Ngeri! Perempuan Ini Meninggal Dunia Gegara Ransomware
-
Miris, Kakak Adik Ini Tak Bisa Belajar Online karena Tak Mampu Beli Android
-
Sudah Lama di Android, Fitur YouTube Ini Baru Muncul di iOS
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan