Suara.com - Buaya purba dari Afrika berenang melintasi Mediterania untuk hidup di perairan pesisir Spanyol, klaim sebuah studi terbaru.
Para ilmuwan telah mendeskripsikan, fosil dua buaya berukuran panjang sekitar 10 kaki (3 meter) yang kemungkinan tersebar di Cekungan Mediterania, beberapa kali dan menjajah Spanyol dan Italia sekitar lima juta tahun lalu.
Analisis tulang tengkorak mereka, gigi terisolasi dan osteodermata, plak tulang pada kulit, menunjukkan bahwa mereka termasuk dalam spesies crocodylus checchiai, dari Libya kuno dan Kenya di Afrika.
Jenazah mereka digali di Venta del Moro dekat Valencia, Spanyol antara 1995 dan 2006, kini dijelaskan dalam Journal of Paleontology.
Fosil di situs Valencia ini adalah pertama dari genus crocodylus yang pernah ditemukan di Semenanjung Iberia, daratan terdiri dari Spanyol dan Portugal.
Menurut paleontolog, mereka 'dengan tegas' mendukung teori bahwa crocodylus tersebar dari Afrika ke Eropa selama periode Miosen, akhir sekitar enam juta tahun yang lalu.
"Perbandingan kami menunjukkan bahwa materi ini jelas bukan milik diplocynodon atau tomistoma, satu-satunya dua crocodylians lain yang dijelaskan sejauh ini untuk periode Miosen akhir Eropa," kata Angel Hernández Luján dari Autonomous University of Barcelona dan timnya, dilansir laman Dailymail, Senin (26/10/2020).
Kemungkinan spesies Miosen akhir ini, yang awalnya dideskripsikan dari Libya dan kemudian diidentifikasi juga di Kenya, bisa saja tersebar di Cekungan Mediterania beberapa kali dan menjajah wilayah selatan Eropa Mediterania.
"Yang paling pasti adalah bahwa ia juga menghuni pantai Murcia dan Andalusia, meskipun kami tidak dapat mengesampingkan bahwa makhluk itu juga akan tersebar di sepanjang pantai Catalonia dan Kepulauan Balearic," jelasnya.
Baca Juga: Bikin Ngakak, Viral Deretan Gombalan ala Buaya Darat yang Patut Diwaspadai
Jutaan tahun lalu, beberapa spesies buaya dengan genera dan karakteristik berbeda, menghuni Eropa dan terkadang hidup berdampingan. Tetapi diperkirakan tidak mungkin bahwa buaya dari genus crocodylus, yang berasal dari Afrika, pernah hidup di cekungan Mediterania.
Meskipun disangkal, penemuan dua individu yang tidak utuh, bukan satu, dapat menunjukkan bahwa seluruh populasi ada di daerah ini.
Selama 'kolonisasi' mereka, reptil menyebar di daerah selatan Med, seperti yang disarankan oleh daerah Italia, di mana fosil sebelumnya juga ditemukan - di Gargano, Tuscany dan Scontrone - selama beberapa dekade terakhir.
Daerah Eropa dengan buaya Miosen, termasuk Venta del Moro, pada saat itu dekat dengan pantai Mediterania utara dan oleh karena itu mudah diakses dari air laut.
Ide ini akan didukung oleh perilaku buaya modern, yaitu perenang yang baik dan bahkan dapat mencapai 19 mil per jam (32 km per jam) di dalam air. Contohnya adalah buaya air asin saat ini (crocodylus porosus), yang dapat merambah laut lepas secara signifikan untuk menjajah pulau lain atau benua lain antara Oceania dan Asia Tenggara.
"Anda hanya perlu melihat betapa mudahnya ia bergerak di laut lepas untuk dilihat di perairan Kepulauan Solomon atau bahkan di Polinesia Prancis," kata ahli paleontologi tersebut.
Berita Terkait
-
Menegangkan, Beginilah Proses Evakuasi Buaya Muara di Indramayu
-
Leher Diterkam saat Berenang, Bocah SMP Bernyali Besar Balas Gigitan Buaya
-
Pantang Mundur! Bocah 14 Tahun Berantem Lawan Buaya Muara di dalam Sungai
-
Pemberani! Bocah SMP di Bontang Bertarung dengan Buaya
-
Tiga Ekor Paus Bungkuk Tersesat Masuk ke Sungai Penuh Buaya
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
Terkini
-
5 Rekomendasi CCTV Rp200 Ribuan, Praktis Bisa Pantau Lewat HP Kapanpun
-
5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah dengan RAM Besar Terbaik
-
5 Rekomendasi HP Compact Murah Terbaik Februari 2026, Mulai Rp1 Jutaan
-
5 Tablet Murah 1 Jutaan untuk Cucu Nonton YouTube, Tahan Banting dan Baterai Awet
-
7 Rekomendasi Tablet Gaming Murah Anti Nge-Lag, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Konglomerat Indonesia dan Sri Mulyani Disebut-sebut di Epstein Files? Begini Penjelasannya
-
Nasib Borderlands 4 di Nintendo Switch 2: Dibatalkan atau Hanya Jeda?
-
5 Powerbank 20.000 mAh Murah yang Aman Masuk Pesawat, Traveler Wajib Punya!
-
5 HP Murah dengan Ruang Penyimpanan 256GB, Storage Lega Tanpa Bokek
-
Penjualan Nintendo Switch 2 Pecahkan Rekor, Capai Belasan Juta Unit