Suara.com - Mulai 2020, jajaran laptop gaming, PC, dan perangkat VR dalam lini Samsung Odyssey telah diperluas dengan gaming monitor. Dalam proses penyempurnaan desain Odyssey G7 dan G9, setiap anggota tim Samsung Visual Display Business, menekankan pentingnya mengutamakan kebutuhan dan minat para gamer.
Inti dari jajaran Odyssey adalah melengkapi pengguna dengan alat yang mereka butuhkan, untuk menikmati pengalaman bermain game sebaik mungkin.
"Sebagai lini produk resmi Samsung untuk perlengkapan gaming, Odyssey menawarkan pengalaman gaming tingkat tinggi kepada konsumen, didukung oleh kombinasi teknologi gaming canggih dan desain yang bermanfaat," ujar Adam Burgess, Visual Communication designer Samsung melalui keterangan resminya.
Desain futuristik Odyssey G7 dan G9 adalah hasil observasi mendalam terhadap tren pasar.
"Kami menerima umpan balik bahwa beberapa konsumen ingin melihat elemen gaming yang genre-specific dimasukkan ke dalam desain gaming monitor. Untuk pengembangan produk terbaik, pertama-tama kami mendalami beberapa game dan perangkat populer yang disukai para gamer," jelas Juwon Cho, desainer Odyssey G9.
Untuk para gamer, salah satu elemen desain Odyssey G9 yang paling menarik dan futuristik adalah Infinity Core Lighting di bagian belakangnya. Kunci desainnya bermuara pada faktor yang sama yang memungkinkan monitor mengubah sesi permainan pengguna: imersi.
“Saat mendesain pencahayaan, kami menggunakan cahaya dan cermin untuk menciptakan sensasi bahwa Anda sedang dipindahkan ke dimensi lain saat Anda melihatnya,” kata Cho.
Dia menambahkan, bermain game pada monitor lengkung 49 inci dengan aspek rasio 32:9 membangkitkan sensasi imersif yang setara, dan itu sendiri sangat memikat banyak gamer. Sementara itu, imersi hanyalah salah satu faktor penentu desain pencahayaan Odyssey G7.
“Seperti semua gaming monitor Samsung, Odyssey G7 memiliki fitur yang kami sebut Arena Lighting di
bagian belakangnya,” kata Ki-hong Kim, anggota tim desain.
Baca Juga: Permudah New Normal, Samsung Luncurkan 3 Produk Rumah Tangga Baru
Desain dibedakan dengan menambahkan bentuk dan pencahayaan dinamis ke bezel depan monitor. Itu semua adalah bagian dari pembuatan monitor yang, seperti baju besi dan senjata futuristik dari game sci-fi,
memproyeksikan citra yang kuat sebagai perlengkapan gaming.
"Kami meminta gamer profesional membagikan pendapat dan preferensi terperinci sehingga kami dapat
menyematkannya ke dalam produk," katanya.
Sebagai contoh, banyak gamer pro yang menganggap dudukan gaming monitor sebagai pertimbangan desain yang sangat penting. Ini karena seringkali, saat bermain game, mereka membutuhkan ruang lapang untuk menggerakkan mouse mereka, dan dudukan monitor yang lebar dapat menjadi penghalang.
Penting juga bahwa dudukan monitor tidak mengurangi kenyamanan penempatan keyboard. Untuk itu, tim dengan cermat mengkalibrasi sudut penyangga Odyssey G7, untuk memungkinkan pengguna mengatur posisi keyboard dengan nyaman dan menggerakkan mouse dengan bebas.
Pengguna juga dapat dengan mudah memutar, memiringkan, dan menyesuaikan ketinggian Odyssey G7 dan G9 sesuai postur dan ketinggian mata mereka. Kim juga menjelaskan berbagai cara tim menyempurnakan G7 untuk membedakannya dari monitor konvensional. G7 dengan kelengkungan layar 1000R sangat berbeda dari gaming monitor biasa yang berbentuk frame persegi panjang.
"Beberapa anggota tim kami khawatir bahwa memasukkan pencahayaan ke bagian depan layar dapat mengganggu gameplay. Hal ini mendorong kami membuat desain pencahayaan yang mengarahkan cahaya ke bawah,” jelas Kim.
Desain putih mengkilap Odyssey G9 pun bukan tanpa penelitian. Tim memilih menggunakan warna tersebut karena umpan balik menunjukkan bahwa putih menciptakan kesan terkuat dari desain futuristik. Sementara itu, kelengkungan layar 1000R G9 memungkinkannya memenuhi seluruh bidang pandang pengguna. Saat Anda memainkan game yang mendukung rasio layar 32:9 monitor, terutama FPS, simulator penerbangan, dan game balap, tingkat imersinya sedemikian tinggi sehingga Anda merasa seolah-olah berada di dalam game itu sendiri.
“Sasaran kami adalah untuk mengantisipasi tren di pasar game yang terus berkembang pesat, dan merancang produk yang memimpin tren tersebut, bukan produk yang hanya berbeda dari yang sudah ada di luar sana," tutup Kim.
Samsung Odyssey G9 tersedia dalam ukuran 49 inci dengan harga Rp 24.999.000, sementara Odyssey G7 hadir dalam 32 inci seharga Rp 13.499.000, dan 27 inci seharga Rp 11.999.000.
Tag
Berita Terkait
-
Samsung Rilis Proyektor Laser, Dukung Resolusi Hingga 4K
-
Bisa Berotasi 360 Derajat, Xiaomi Luncurkan Dudukan Monitor Gaming
-
Resmi Meluncur, Ini Spesifikasi dan Harga Samsung Odyssey G9 dan G7
-
Samsung Indonesia Akan Batasi Pelanggan di Toko, Wajibkan Masker
-
Dibanderol Rp 3,699 Juta, Samsung Rilis Galaxy M31
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
Terkini
-
Gara-gara Tuduhan Curi Sawit, Nyawa Satpam Way Kanan Melayang di Tangan Tetangga
-
Apa Arti Weton Tibo Loro dalam Rezeki dan Jodoh?
-
Memburu Harta Karun di Perut Bumi Lampung: Misi Survei Gerbera Siap Ungkap Potensi Migas Raksasa
-
Membangun Desa dari Manusianya: Kisah Bli Nyoman dan Desa Sejahtera Astra Les
-
Horor Digital di Kampus Surabaya: Saat AI Disalahgunakan untuk 'Menelanjangi' Harga Diri Mahasiswi
-
Standar Baru Industri Mobil Bekas Focus Motor Hadir di Kawasan Bintaro
-
Bukan Honor Nyanyi! Bebizie Terima Aliran Uang Tambang Terkait Kasus Rita Widyasari
-
Hornet Diminta Dihapus dari App Store dan Play Store, Komdigi Ungkap Masalahnya
-
Jangan Asal Timpa, Dokter Ungkap Cara Re-apply Saat Pakai Tinted Sunscreen
-
Menelisik Garam Palungan Desa Les: Saat Warisan Leluhur Bertahan di Tengah Modernisasi