Suara.com - Vietnam sudah mulai melakukan uji coba vaksin Covid-19 pada hewan, yakni monyet. Hal ini diungkapkan Perusahaan Produksi Vaksin dan Biologis (Vabiotech) yang dinaungi Kementerian Kesehatan negara tersebut.
Uji coba itu dilakukan Vabiotech pada akhir Oktober dengan melibatkan 12 ekor monyet rhesus, yakni spesies monyet yang termasuk dalam keluarga Macaca mulatta, seperti dilaporkan Kantor Berita Vietnam, dilansir laman Xinhua, Selasa (3/11/2020).
Menurut laporan tersebut, hasil uji coba itu nantinya akan menjadi dasar untuk tahap pengujian vaksin selanjutnya pada manusia.
Mengambil lokasi di sebuah pulau di Provinsi Quang Ninh, Vietnam utara, uji coba dilakukan terhadap monyet-monyet yang berumur antara 3-5 tahun, dengan masing-masing berat badan lebih dari tiga kilogram, yang dibagi ke dalam dua kelompok, papar kantor berita nasional negara tersebut, mengutip pernyataan Direktur Vabiotech Do Tuan Dat.
Setelah diberikan vaksin, hewan-hewan itu akan dipantau selama tiga bulan, sebelum sampel darah mereka diambil untuk dianalisis lebih lanjut.
Uji coba ini akan mengikuti model serupa yang mungkin nanti akan diterapkan pada manusia. Monyet-monyet itu akan disuntik vaksin sebanyak dua kali, dalam rentang waktu 18 hingga 21 hari.
Satu bulan setelah menerima suntikan kedua, tim peneliti akan menilai respons kekebalan hewan primata itu untuk mengamati perbedaan antara kelompok yang disuntik vaksin dengan mereka yang tidak disuntik, menurut surat kabar itu.
Sebelumnya pada Juni, Vabiotech juga telah melakukan uji coba vaksin pada tikus. Data-data pun sudah dikumpulkan dari pengujian tersebut.
Baca Juga: China Klaim Vaksin Covid-19 Aman Bagi Manusia, Apa Buktinya?
Berita Terkait
-
Kabar Baik, Vaksin Covid-19 Moderna Siap Meluncur Global
-
Ngeri! Vietnam Dihantam Topan dan Tanah Longsor
-
Relawan: Uji Klinis Belum Selesai Kok Sudah Pesan Vaksin Jadi?
-
Lagi, Vaksin Covid-19 Asal Jepang Siap Diuji Coba Bulan Desember
-
Tunggu Hasil Uji Klinis, Pemerintah Mengaku Hati-hati Kembangkan Vaksin
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 13 Juni 2026: Panen 5.000 Gems dan 150 Shard
-
47 Kode Redeem FF Terbaru 13 Juni 2026: Panen 200 DM Gratis dan SG2
-
3 HP AI Harga 1 Jutaan Terbaik Juni 2026, Fitur Pintar Melimpah Buat Dana Mepet
-
Higgs Games Island Gaet Lus Figo, Dorong Ekosistem Game Mobile Indonesia Naik Kelas ke Level Global
-
Dorong Transformasi Digital Korporasi Indonesia, XLSMART Luncurkan ESTA Ecosystem Berbasis AI dan 5G
-
Honor X7e Plus 5G Lolos Sertifikasi, Siap Meluncur ke Pasar Global
-
7 Kelebihan dan Kekurangan Huawei MatePad Mini: Pesaing iPad Mini Memori Lega
-
4 Simulasi Sebelumnya Akurat, EA Sports Prediksi La Furia Roja Juara Piala Dunia 2026
-
HP Tangguh Terbaru, Moto G Max Usung Kamera 200 MP dan Layar 5.000 Nits
-
Bali Jadi Tuan Rumah Pertemuan Tata Kelola Internet Internasional ICANN