Tekno / sains
Dythia Novianty | Lintang Siltya Utami
Gli kucing penunggu Masjid Hagia Sophia (Kolase foto/Instagram/@hagiasophiacat)

Suara.com - Kucing penjaga Hagia Sophia yang terkenal, Gli, dikabarkan mati setelah sakit sejak September lalu. Kabar kepergian kucing berjenis European shorthair itu, juga diumumkan oleh Gubernur Istanbul Ali Yerlikaya melalui akun Twitter @AliYerlikaya.

"Saya minta maaf atas kehilangan Gli. Kucing Hagia Sophia Gli yang dirawat di klinik hewan swasta di Levent sejak 24 September sayangnya meninggal dunia karena usia tua. Kami tidak akan pernah melupakanmu, Gli," cuit Yerlikaya pada 7 November.

Gli, yang berarti Persatuan Cinta dalam bahasa Turki, sangat populer di Hagia Sophia dan banyak turis sering menjelajahi bagunan hanya untuk mengambil gambar kucing bermata hijau itu.

Gli menjadi lebih terkenal setelah terekam sedang dibelai oleh mantan Presiden Amerika Serikat Barack Obama pada 2009 selama kunjungannya dengan R. Rayyip Erdogan, yang masih menjabat sebagai Presiden Turki saat ini.

Baca Juga: Kembali Jadi Masjid, Hagia Sophia Datangkan 1,5 Juta Turis ke Turki

Kucing penjaga Hagia Sophia, Gli mati. [Twitter]

Berita kepergian Gli mendapat respon dari para penggemarnya secara online. Akun Instagram Gli, @hagiasophiacat yang dikelola pemandu wisata, bernama Umut Bahceci dan telah mengumpulkan lebih dari 127.000 pengikut dibanjiri komentar belasungkawa.

Sebelum mati di klinik, Gli sempat dipindahkan ke sebuah ruangan yang lebih privat sehingga interaksinya dengan pengunjung lebih dibatasi.

Dilansir dari Middle East Eye, Selasa (10/11/2020), kucing itu mati di usia 16 tahun dan selama itu pula Gli telah menjadi penjaga Hagia Sophia sejak 2004.

Awal tahun ini, situs Warisan Dunia Unesco yang berusia 1.500 tahun beralih dari museum kembali ke masjid, setelah pengadilan Turki mencabut statusnya sebagai museum pada Juli. Doa kembali dipanjatkan di dalam kompleks untuk pertama kalinya dalam 86 tahun pada 24 Juli.

Hagia Sophia atau Aya Sofya pertama kali dibangun selama Kekaisaran Bizantium sebagai katedral Kristen Ortodoks, sebelum diubah menjadi masjid sembilan abad kemudian dengan penaklukan Ottoman pada 1453.

Baca Juga: Berkunjung ke Museum Chora, Bekas Gereja yang Diubah Menjadi Masjid

Meskipun awalnya ada kekhawatiran selama transisi situs kembali ke masjid akan berdampak pada rumah kucing, tetapi para pejabat memastikan bahwa Gli akan diizinkan untuk terus tinggal di sana.

Gli sebelumnya memiliki dua saudara yang masing-masing berjenis jantan dan betina bernama Pati dan Kizim. Sementara induknya bernama Sofi. Sayangnya, kedua saudaranya telah lama mati meninggalkan Gli.

Kucing yang awalnya bernama Gri atau dalam bahasa Inggris Gray (abu-abu) itu, juga hanya memiliki satu anak kucing sepanjang hidupnya. Kucing hitam legam yang diberi nama Karakiz, tapi anak kucing tersebut pun mati akibat tertabrak bus.

Sejumlah wisatawan mengunjungi Hagia Sophia di Istanbul, Turki (10/7/2020). [ ANTARA/Xinhua/Osman Orsal/aa]

Keberadaan kucing liar yang tercatat di Istanbul saat ini sekitar 125.000 ekor, sebagian dirawat oleh pihak berwenang dan populasi umum yang sering meninggalkan makanan di sekitar tempat penampung

Komentar