- Xiaomi resmi menjadi merek HP terlaris di Indonesia sepanjang tahun 2025.
- Transsion melalui Infinix dan Tecno tempati posisi kedua pasar HP Indonesia.
- Samsung memimpin pasar Asia Tenggara dengan total pengiriman 17,9 juta unit.
Suara.com - Firma riset Omdia baru-baru mengungkap data mengenai pengiriman smartphone di Asia Tenggara termasuk Indonesia. Menurut Omdia, Xiaomi menjadi merek HP terlaris di Indonesia sepanjang 2025.
Di tempat kedua, Transsion atau Infinix Cs menempel ketat dengan pangsa pasar 18 persen.
Sebagai informasi, Transsion merupakan induk perusahaan dari merek Infinix, Tecno, dan Itel.
Mereka dikenal cukup mendominasi pada segmen entry-level. Meski mengalami peningkatan, Samsung menempati peringkat ketiga, dengan pangsa pasar 17 persen.
Anak usaha BBK Electronics, Oppo dan Vivo, harus rela merosot dengan perolehan pasar masing-masing 16 persen serta 15 persen. Berikut 5 merek HP terlaris di Indonesia menurut firma riset Omdia:
- Xiaomi (19 persen)
- Transsion (18 persen)
- Samsung (17 persen)
- Oppo (16 persen)
- Vivo (15 persen)
Ketiga merek teratas di Indonesia juga bersaing ketat di Asia Tenggara. Untuk wilayah Asia Tenggara, Samsung giliran memimpin dengan pangsa pasar 18 persen serta pengiriman 17,9 juta unit ponsel.
Bersaing sengit, Xiaomi berada di peringkat kedua dengan pangsa pasar 17 persen serta pengiriman 17 juta unit.
Transsion juga hanya berselisih sedikit di mana pangsa pasar mereka menyentuh 16 persen.
Samsung menjadi merek HP terlaris 2025 karena mencetak penjualan meyakinkan di pasar Vietnam, Thailand, dan Malaysia. Berikut 5 merek HP terlaris di Asia Tenggara:
Baca Juga: Harga Xiaomi Tag Muncul di Toko Online, Lebih Murah dari Apple AirTag
- Samsung (17,9 juta unit)
- Xiaomi (17 juta unit)
- Transsion (16,3 juta unit)
- Oppo (14,7 juta unit)
- Vivo (11,9 juta unit)
Mengutip rilis resmi Omdia, Samsung diketahui menduduki puncak pasar pada kuartal keempat tahun 2025, mengirimkan 4,2 juta unit untuk mengamankan pangsa pasar 17 persen.
Itu mewakili peningkatan volume triwulanan sebesar 19 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Kinerja yang kuat ini didukung oleh kesuksesan peluncuran seri Galaxy A17, menghadirkan peningkatan spesifikasi yang signifikan dibandingkan Galaxy A16 dan memperkuat daya saing Samsung di segmen harga terjangkau.
Xiaomi mencatatkan volume pengiriman tertinggi kedua untuk sepanjang tahun, dengan pengiriman meningkat 4 persen menjadi 17,0 juta unit, sehingga pangsa pasarnya naik menjadi 17 persen.
Pada kuartal keempat tahun 2025, Xiaomi mengirimkan 3,9 juta unit, menempati posisi ketiga untuk kuartal tersebut dengan pangsa pasar 15 persen, karena sebagian besar peluncuran produk baru telah dikirimkan pada kuartal ketiga tahun 2025.
"Di tengah meningkatnya tekanan biaya, merek-merek semakin mengadopsi strategi yang berpusat pada saluran distribusi untuk melindungi margin keuntungan. Menurut pelacak bulanan Omdia, POCO mencatat pengiriman bulanan tertinggi sepanjang masa pada bulan November, dengan kontribusinya mencapai rekor tertinggi 21%, didorong oleh momentum penjualan promosi 11.11 yang kuat. Meskipun peluncuran POCO C71 kelas entry-level membebani harga jual rata-rata (ASP) secara keseluruhan, perangkat ini memainkan peran penting dalam mempertahankan volume penjualan, mendorong pengiriman POCO naik dua kali lipat dibandingkan kuartal keempat tahun 2025, membantu meredam tekanan biaya di segmen entry-level. Sebagai merek eksklusif online, ekspansi POCO ke perangkat kelas entry-level juga terbukti menguntungkan secara finansial, melengkapi strategi ritel baru Xiaomi. Secara lebih luas, kinerja vendor di seluruh Asia Tenggara terus dibentuk oleh dinamika spesifik negara, dengan pertumbuhan yang semakin bergantung pada lokalisasi portofolio yang efektif," kata Manajer Riset Chiew Le Xuan.
Berita Terkait
-
Mulai Rp 1,5 Jutaan, 5 HP Samsung Paling Worth It untuk Jangka Panjang
-
Perilisan Xiaomi Pad 8 ke Indonesia Semakin Dekat, Konfigurasi Memori Terungkap
-
Samsung Galaxy A07 5G Resmi Rilis di Indonesia: HP Rp2 Jutaan dengan Baterai 6000mAh dan Fitur AI
-
Harga Mirip, Mending Redmi Note 14 5G atau Realme 15T 5G?
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
4 Tablet Ini Mendukung SIM Card, Harga Paling Murah
-
5 HP Flagship Paling Mahal selain iPhone Terupdate 2026, Mulai Rp21 Jutaan
-
Apakah Gerhana Matahari Cincin 17 Februari Bisa Dilihat di Indonesia? Begini Penjelasan Ilmiahnya
-
HP RAM 4 GB Bisa untuk Apa Saja? Ini 5 Rekomendasi yang Layak Dibeli Cuma Rp1 Jutaan
-
4 Rekomendasi HP Xiaomi Leica yang Layak Beli di 2026, Bikin Hasil Foto Makin Profesional
-
Pesaing Galaxy Z Fold 8, Honor Magic V6 Bawa Bodi Tipis Premium
-
Beda RAM dan ROM di Ponsel, Mana yang Lebih Penting saat Beli HP Baru?
-
POCO C81 Pro Lolos Sertifikasi, Diprediksi Jadi HP Murah Rp1 Jutaan
-
Spesifikasi Honor Pad X8b: Tablet Murah dengan Snapdragon dan Android Terbaru
-
HP untuk Game Minimal RAM Berapa? Ini 5 Rekomendasi Ponsel Gaming Super Ngebut Low Budget