Suara.com - Penggemar drama Korea tidak hanya berasal dari kalangan muda, tetapi juga bisa ibu-ibu yang kepincut dengan drama asal negeri ginseng tersebut. Seringnya menonton drama Korea, pasti membuat sebagian besar orang ingin berbicara dengan logat atau aksen dan menggunakan kosakata bahasa Korea, yang sering didengar di dalam drama.
Seperti video yang dibuat oleh creator TikTok dengan nama akun @hiperbolame. Video berdurasi 1 menit 8 detik yang diunggah kembali oleh akun Twitter @swastiacintya pada 9 November itu, merekam aksi ibu-ibu kompleks yang hendak membeli sayur menggunakan bahasa Indonesia, namun dicampur dengan kata-kata bahasa Korea yang umum didengar di dalam drama.
Salah satunya seperti jinjja, arasseo, dan imnida di akhir kalimat. Tak hanya para ibu yang mencoba menggunakan bahasa Korea tersebut, orang yang menjadi penjual sayurnya pun melakukan hal serupa.
"Sayur.. sayur... sayur arraso, sayur imnida. Eomma sayur juseyo," ucap penjual sayur tersebut. Eomma sendiri memiliki arti ibu.
Setelah memanggil ibu-ibu layaknya yang dilakukan penjual sayur pada umumnya di Indonesia, para ibu itu pun keluar dari rumah masing-masing dan menghampiri penjual sayur tersebut.
Panggilan itu pun disahut oleh ibu-ibu komplek menggunakan bahasa Korea campuran, seperti "Ahjussi mau beli imnida" dan "Ahjussi sayaneun mau beli arraso."
"Ibu komplek pada mau beli apa imnida?" tanya penjual sayur tersebut.
Tak hanya membeli sayur, ibu-ibu komplek tersebut bahkan bergosip layaknya para ibu saat sedang membeli sayur. Cara mereka bergosip pun tetap menggunakan bahasa Korea yang dicampur menggunakan bahasa Indonesia.
Video tersebut diakhiri dengan ucapan dari penjual sayur yang mengatakan bahwa harga barang-barang yang ada di gerobak sayurnya saat ini telah naik.
Baca Juga: Ngenes, Tangis Pilu Lelaki Kehilangan Laptop Kantor Seharga Rp 16 Juta
"Hmm oke arraso ibu-ibu imnida ini harganya pada naik semua ya juseyo," ucap penjual sayur itu.
Lucunya, reaksi ibu-ibu komplek itu pun dengan kompak mengatakan kata "jinjja" secara bersamaan. Salah satu kosakata yang sering digunakan dan didengar dalam drama Korea tersebut memiliki arti "benarkah".
Penggunaan bahasa Korea yang bercampur bahasa Indonesia serta aksen yang digunakan oleh ibu-ibu tersebut karena tidak terbiasa melafalkannya menarik perhatian warganet.
Video yang telah ditonton sebanyak lebih dari 702.400 penayangan dan telah dibagikan sebanyak lebih dari 9.500 kali ke sesama pengguna Twitter itu pun. menuai beragam komentar dari warganet.
"Wkwkwk itu ibu-ibunya dikasih teks terus disuruh hafalin kali ya," tulis akun @finfinski.
"Gambaran sista-sista penggemar drama Korea ketika dewasa dan dikumpulin dalam satu komplek," komentar @fngrhnd.
"Ngakak banget intonasinya kayak anak SD lagi belajar baca astagfirullah," tambah @30enthu.
"Kepikiran deh gimana memanage ibu-ibu kompleknya dan berapa kali take video? Wkwk," ungkap @puputspp.
"Wakakak kesel banget denger ngomongnya tapi lucu," cuit @ariefshally,
Berita Terkait
-
Minta Dibuatkan Aplikasi Marketplace, Warganet Ini Kaget saat Tahu Modalnya
-
Bikin Haru, Warganet Buka Warung Makan Gratis di Tengah Pandemi
-
Tingkah Perempuan Buang Sampah di Depan Pegawai Minimarket Ini Bikin Geram
-
Bikin Syok, Warganet Ini Tangkap dan Sebut Kecoak Hewan Imut
-
Anti Mainstream, Warganet Ini Gunakan Mesin Cuci untuk Hal Tak Terduga
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar