Suara.com - Hari Pahlawan di Tanah Air yang peringati setiap 10 November menjadi momen yang cocok untuk mencoba game buatan Indonesia. Jika ingin merasakan sensasi sebagai pahlawan atau hero dengan rasa Indonesia, kalian bisa memainkan 7 game Android rekomendasi ini.
Game-game yang akan kami rekomendasikan dibuat dari developer game yang sebagian besar merupakan orang Indonesia.
Sehingga jika kamu memainkannya, maka kamu bisa ikut berkontribusi mendukung game buatan Indonesia.
Kamu bisa memerankan bagaimana jika menjadi Pangeran Diponegoro dan mendirikan banyak tower untuk menyerang prajurit asing.
Tak hanya itu, salah satu game yang akan kami rekomendasikan menawarkan sensasi para pejuang di era tahun 1945.
Jika kamu tak menyukai game yang terlalu serius, terdapat game yang cukup menghibur dan kamu bisa memainkan pahlawan dari karakter wayang.
Berikut tujuh game buatan Indonesia bertema pahlawan di Android dengan cita rasa Iokal:
1. Perang Puputan
Game buatan Indonesia ini berlatar belakang saat kita masih ada dalam masa penjajahan Belanda.
Baca Juga: Mahasiswa KKN UIN Walisongo Kenalkan Game Ular Tangga Covid-19
Kita harus mencegah deretan kapal dan prajurit Belanda yang tergabung dalam Ekpedisi Militer V di Selat Badung pada tanggal 19 September 1906.
Perang Puputan besutan developer Toel Studio memberikan misi kepada para pemain untuk menyentuh prajurit dan kapal milik Belanda agar hancur dan tidak sampai ke pulau Bali.
Meski kurang responsif dan masih terdapat beberapa kekurangan, game ini bisa menceritakan bagaimana rakyat Bali saat ikut berjuang menuju kemerdekaan Indonesia.
2. Bambu Runcing
Game Bambu Runcing merupakan game sederhana yang menawarkan cerita ketika bangsa Indonesia melawan penjajah.
Seperti namanya, game ini menghadirkan bambu runcing sebagai senjata utama melawan karakter antagonis berupa penjajah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
17 Pesawat dan 1.500 Prajurit Tambahan Dikerahkan Tangani Karhutla Kalimantan
-
IHSG Diborong Asing, Cek Saham-saham Rekomendasi Pengamat Hari Ini
-
Gen Z dan Milenial Punya Peran Kuat , Ini Pesan dari Keponakan Prabowo
-
Apa Bedanya Luas dan Keliling? Ini Pengertian, Rumus, dan Contoh Soalnya
-
Ulasan Tunggu Aku Sukses Nanti: Ketika Arti Kesuksesan Bukan Sekadar Materi
-
IHSG Diproyeksi Menguat Terbatas, Saham Ini Diramal Tahan Banting
-
Gempa M 5,2 Guncang NTT Pagi Ini, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
-
Mengenal Sifat Asli Zodiak Sagitarius yang Suka Kebebasan, Ternyata Sosok Sahabat Setia
-
Tujuh ABK Indonesia Terlantar di Perairan Fiji, Gaji Berbulan-bulan Tak Dibayar
-
Kisah Ajaib Desa Macondo di Serial One Hundred Years of Solitude: Part 1