Game Diponegoro - Tower Defense. (Play Store)
Suara.com - Setiap tanggap 10 November, seperti hari ini, kita merayakan Hari Pahlawan Nasional. Ada banyak cara untuk merayakan hari besar ini, tetapi yang unik adalah mencoba memainkan game bertema pahlawan buatan Indonesia di HP Android.
Jika ingin merasakan sensasi sebagai pahlawan atau hero dengan rasa Indonesia, kalian bisa memainkan 7 game Android berikut ini:
- Perang Puputan
Game buatan Indonesia ini berlatar belakang saat kita masih ada dalam masa penjajahan Belanda. Kita harus mencegah deretan kapal dan prajurit Belanda yang tergabung dalam Ekpedisi Militer V di Selat Badung pada tanggal 19 September 1906.
Perang Puputan besutan developer Toel Studio memberikan misi kepada para pemain untuk menyentuh prajurit dan kapal milik Belanda agar hancur dan tidak sampai ke pulau Bali.
Meski kurang responsif dan masih terdapat beberapa kekurangan, game ini bisa menceritakan bagaimana rakyat Bali saat ikut berjuang menuju kemerdekaan Indonesia. - Bambu Runcing
Game Bambu Runcing merupakan game sederhana yang menawarkan cerita ketika bangsa Indonesia melawan penjajah. Seperti namanya, game ini menghadirkan bambu runcing sebagai senjata utama melawan karakter antagonis berupa penjajah.
Game berjenis edukasi buatan Playground SMK Telkom Malang menyediakan senjata berupa keris yang dapat dilempar dan bambu runcing yang dapat ditusukkan. Sangat menarik, setiap chapter diberikan komik yang menceritakan perjuangan melawan penjajah di beberapa wilayah Indonesia. - Diponegoro - Tower Defense
Tak seperti game di atas yang lebih mengarah ke edukasi, game satu ini sangat minim alur cerita atau komik. Meski begitu, game ini tetap asyik dimainkan karena menawarkan grafik yang menawan.
Kamu akan bertindak sebagai Pangeran Diponegoro yang bisa membangun beberapa menara seperti Menara Tonggak Bambu, Panah Api, Balista, dan masih banyak menara lainnya. Cukup menarik, peta yang disajikan menggambarkan tanah Jawa dan kamu harus berjuang menentang kolonialisme. - Soldier 1945
Kamu akan bermain sebagai prajurit untuk memperjuangkan kemerdekaan selama Perang Dunia di tahun 1945. Pemain juga dapat menjelajahi beberapa peta yang terbagi menjadi latar belakang hutan, air terjun, markas musuh dan ruang bawah tanah.
Meski masih terdapat banyak kekurangan seperti force-close saat dimainkan, game ini cukup menarik karena menawarkan grafis klasik khas PS 1. - Juragan Wayang : Funny Heroes
Tak melulu cerita yang kaku, game Juragan Wayang merupakan kombinasi dari humor pedas dan duel antarhero. Kamu harus meningkatkan pahlawan milikmu menjadi pahlawan kuat di setiap level yang berbeda.
Game ini seperti game Tower Defense namun hanya menggunakan hero dan tak memiliki tower. Sangat menarik, kamu bahkan bisa memiliki hero dengan senjata berupa wajan hingga senjata canggih seperti milik Gundam. - Lokapala
Setelah versi stabilnya dirilis pada 20 Mei 2020, Lokapala menjadi game MOBA pertama buatan Indonesia. Game ini cukup menonjolkan unsur-unsur sejarah dan kebudayaan asal Indonesia. Bahkan beberapa karakter hero diadaptasi dari para "petinggi" kerajaan Majapahit.
Terdapat hero atau Ksatriya bernama Nala (Fighter) yang berperan sebagai Laksamana Angkatan Laut dari Majapahit, yang membantu Jinno (Tanker) selaku mahapatih, serta Vijaya, sang pangeran dari Kerajaan Majapahit. Meski sebagian lain tak terlalu kental menampilkan hero atau Ksatriya asal Indonesia, game ini bisa menjadi alternatif bagi penggemar MOBA. - Tak Gentar
Game ini menawarkan pemain untuk mempertahankan Indonesia menghindari serangan dari bangsa asing. Tak Gentar menghadirkan beberapa perang populer yang pernah terjadi di Indonesia seperti Serangan Umum Satu Maret, Serangan 10 November, Pertempuran Bandung Lautan Api dan lainnya.
Game bergenre strategi ini juga sarat dengan sisi edukasi meski gameplay-nya sangat sederhana.
Itulah 7 game bertema pahlawan di Android dengan rasa Indonesia, tertarik memainkannya di Hari Pahlawan?
Komentar
Berita Terkait
-
5 Game Offline untuk Perempuan di Android, Memasak hingga Desain Rumah
-
Semangat Hari Pahlawan, PLN Hadirkan Cahaya Bagi Masyarakat di Konawe Sulawesi Tenggara
-
Soeharto Jadi Pahlawan Nasional? Dilema Moral di Balik Usulan 40 Nama Baru
-
Merayakan Semangat Pahlawan Lewat Langkah Kecil dan Gaya Hidup Sehat
-
Tonggak Baru Pendidikan Tinggi di Karawang: Dari Gedung Menjulang hingga Generasi Global
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sunscreen Menghilangkan Flek Hitam Usia 40 Tahun
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 4 Mobil Keluarga Bekas 50 Jutaan: Mesin Awet, Cocok Pemakaian Jangka Panjang
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
- 5 Bedak Murah Mengandung SPF untuk Dipakai Sehari-hari, Mulai Rp19 Ribuan
Pilihan
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
Terkini
-
Hasil M7 Mobile Legends Swiss Stage 5: ONIC Lolos Knockout, Susul Alter Ego
-
Saingi iPhone 17 Pro, Oppo Find X9 Pro Masuk 7 Besar HP Kamera Terbaik 2026
-
58 Kode Redeem FF Terbaru 17 Januari: Ada Diamond, Hadiah Gojo, dan Fushiguro Bundle
-
Daftar Harga HP OPPO Januari 2026, dari yang Rp1 Jutaan hingga Flagship Terbaru
-
Acer Dobrak Standar Wi-Fi 7 dan 5G Lewat Lini Jaringan Terbaru Predator dan Connect
-
SSD Seukuran Koin dengan Performa Kilat yang Siap Guncang Dunia Teknologi
-
5 Tim Raih Tiket Knockout M7 Mobile Legends: Ada Alter Ego, SRG, dan TLPH
-
Tak Berumur Panjang, Amazon Matikan Game MMO New World Aeternum pada Awal 2027
-
7 Cara Menjaga Keamanan Akun Instagram agar Tidak Mudah Diretas
-
Honor Magic 8 Pro Air Siap Rilis: Lebih Ringan dari iPhone Air, Usung Baterai Jumbo