Suara.com - Pandemi virus Corona (Covid-19) membuat sebagian besar orang beraktivitas dari rumah, mulai dari bermain, belajar, hingga bekerja. Laporan dari perusahaan solusi kognitif dan cloud platform IBM mengatakan, terdapat empat jenis layanan internet di Indonesia yang mengalami peningkatan selama pandemi.
Penggunaan layanan internet tertinggi berada pada pendidikan dengan peningkatan mencapai 284,6 persen selama pandemi berlangsung. Itu terjadi karena mayoritas siswa, mahasiswa, maupun tenaga pengajar telah beralih menggunakan sistem daring.
Layanan makanan dan kesehatan juga meningkat sebesar 53,3 persen. Banyak orang memanfaatkan aplikasi kesehatan untuk membeli obat ataupun berkonsultasi masalah kesehatan, alih-alih pergi langsung ke rumah sakit karena memiliki risiko lebih besar.
Layanan internet lainnya yang mengalami peningkatan adalah belanja online dengan persentase sebesar 50,4 persen. Belanja online kini menjadi salah satu pilihan bagi sebagian besar orang untuk membeli kebutuhan sehari-hari agar terhindar dari kerumunan, pergi ke luar rumah, dan lebih aman.
Selain itu, layanan hiburan juga meningkat 39,1 persen di mana banyak orang mungkin memilih untuk membeli game atau berlangganan streaming film untuk mengisi aktivitas di waktu senggang.
"Beberapa teknologi lainnya juga menjadi tren di tengah pandemi, baik digunakan secara personal ataupun oleh pelaku bisnis, seperti IoT, blockchain, 3D printing, robot, hingga drone," Menurut Tan Wijaya, Presiden Direktur IBM Indonesia, dalam jumpa pers virtual, Rabu (18/11/2020).
Tak hanya itu, lalu lintas penggunaan internet masyarakat Indonesia selama pandemi Covid-19 pun mengalami peningkatan sebesar 15 hingga 20 persen, di mana anggota baru yang bergabung dengan layanan internet melonjak 30 hingga 40 persen.
Dengan adanya situasi pandemi seperti ini, IBM juga melihat bahwa gaya hidup masyarakat berubah dengan menjadi lebih fokus pada kebutuhan dasar, tinggal di rumah, dan melakukan hal apa pun secara virtual.
Baca Juga: Cloud dan AI Jadi Model Bisnis Baru di Tengah Pandemi Covid-19
Berita Terkait
-
Tencent Kantongi Pendapatan Rp268 Triliun di Kuartal Ketiga 2020
-
Pengguna Internet Terus Naik di 2020, Sumsel Urutan Kedua di Pulau Sumatera
-
Jumlah Pengguna Internet Indonesia 2020 Melejit, Sumut Tertinggi di Sumatra
-
Jumlah Pengguna Internet Indonesia di 2020 Naik, Jabar Tertinggi
-
Atasi Susah Sinyal, Jaringan Kabel Bawah Laut akan Dipasang di Nusa Penida
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura
-
Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan