Suara.com - Apple mengumumkan akan mengurangi pajak untuk para pengembang aplikasi di App Store. Program ini dikhususkan para pengembang yang memiliki pendapatan rendah.
Diwartakan GSM Arena, Jumat (20/11/2020), pengembang aplikasi yang menghasilkan pendapatan kurang dari 1 juta dolar AS pada tahun sebelumnya bisa berpartisipasi. Nantinya, pajak yang diambil Apple hanya berjumlah 15 persen dari pendapatan, bukan 30 persen seperti yang biasa dibayarkan sebelumnya.
Namun, jika suatu saat pengembang ini melewati penghasilan di atas 1 juta dolar AS, maka mereka secara otomatis akan dialihkan ke pajak semula. Sebaliknya, jika penghasilan kembali di bawah 1 juta dolar AS, maka mereka akan kembali mendapatkan potongan pajak 15 persen.
Potongan bisnis ini diperkirakan tidak akan memengaruhi bisnis Apple atau pengembang aplikasi yang sudah sukses. Program ini dirancang untuk para pengembang dengan pendapatan rendah supaya bisa tumbuh.
Selain itu, banyak juga para pengembang yang beralih ke bisnis online akibat pandemi Covid-19.
Rincian lebih lanjut mengenai program ini akan tersedia pada bulan Desember. Programnya sendiri akan diluncurkan pada 1 Januari 2021.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan