Suara.com - Super Mario Bros 3 yang telah meluncur pada tahun 1990 lalu belum lama ini mencetak rekor fantastis dengan menjadi game termahal di dunia. Tidak membutuhkan waktu lama, game ini bahkan langsung ludes dalam waktu sekejap.
Catatan rekor baru Super Mario Bros 3 ini jelas saja mengalahkan katrid game jadul, Super Mario Bros yang sebelumnya dijual dengan harga Rp 1,6 miliar.
Melansir dari PCMag, Super Mario Bros 3 melalui rumah lelang Heritage Auctions, berhasil terjual dengan harga 156.000 dolar AS atau sekitar Rp 2,2 miliar. Harga ini jelas saja jauh lebih mahal jika dibandingkan dengan game sebelumnya.
Penawaran awal untuk Super Mario Bros 3 dibanderol dengan harga 62.500 atau Rp 886 jutaan. Namun, karena membawa label Wata 9.2 A+, 20 calon pembeli lalu menawarkan game ini dengan harga yang jauh lebih tinggi.
''Karena label Wata 9.2 A+, 20 calon pembeli langsung menawar game tersebut dengan harga tinggi. Hingga lelang ditutup, katrid Super Mario Bros 3 ini berhasil mencetak rekor sebagai game pertama yang mencapai jutaan dolar'' ungkap Valarie McLeckie, Direktur Game Heritage Auctions.
Mengenai harga fantastis yang Super Mario Bros 3 torehkan ini dirasa wajar oleh Valarie McLeckie mengingat produk ini dalam kondisi yang baik dan masih di dalam kotak tertutup.
Dengan kondisi yang masih sangat bagus dan aman, banyak kolektor yang menyebut Super Mario Bros 3 adalah game langka yang wajib untuk dimiliki.
Sebelumnya, katrid game Super Mario Bros yang diluncurkan pada 1985 lalu berhasil terjual dalam sebuah acara lelang yang digelar Heritage Auctions beberapa waktu yang lalu. Saat itu, katrid game ini terjual seharga Rp 1,6 miliar.
Mendapat rekor baru dengan Super Mario Bros 3, belum diketahui dengan pasti kapan Heritage Auctions akan kembali melakukan gelaran serupa dengan game-game jadul kesukaan kolektor.
Baca Juga: Daftar Nominasi The Game Awards 2020, Persaingan Judul Ternama
Berita Terkait
-
Dampak PSBB, Transaksi Voucher Game Online Meningkat 10 Kali Lipat
-
Weird Genius Siap Kolaborasi dengan Wild Rift, Begini Respon Penggemar
-
Setelah Steam, Horizon Zero Dawn Dipasarkan Lewat GOG Juga
-
Skill-nya Jadi OP, Argus Mobile Legends Dapat Revamp
-
Start Kurang Apik, Jumlah Pemain di Game Marvel's Avengers Anjlok
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?