Suara.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memantau adanya sirkulasi siklonik di sejumlah wilayah dan diprediksi dalam tiga hari ke depan beberapa wilayah Indonesia berpotensi hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang.
Informasi dari Humas BMKG Taufan Maulana yang diterima di Jakarta, Rabu (25/11/2020) terpantau adanya sirkulasi siklonik di perairan barat Aceh serta Kepulauan Riau yang membentuk konvergensi memanjang di perairan Utara Aceh, di Laut Natuna dan perairan barat Sumatera Barat.
Sirkulasi siklonik lainnya juga terpantau di perairan Utara Pulau Kalimantan dan di perairan Utara Maluku Utara yang membentuk konvergensi memanjang di perairan utara Pulau Kalimantan, di Kalimantan Barat bagian utara, dari Kalimantan Timur hingga Sulawesi Tengah dan di Laut Sulawesi.
Kondisi ini dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar wilayah sirkulasi siklonik dan di sepanjang daerah konvergensi tersebut.
Daerah perlambatan kecepatan angin/konvergensi terpantau memanjang di perairan barat Lampung, Jawa Barat bagian selatan, dari Jawa Timur hingga Laut Jawa, di perairan Selatan Jawa Timur, NTT, dari Kalimantan Barat hingga Kalimantan Tengah, dari Selat Makassar hingga Sulawesi Tenggara dan di Papua Barat.
Wilayah yang berpotensi dilanda hujan lebat yang disertai kilat/petir dan angin kencang pada Rabu (25/11/2020) adalah Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah.
Selain itu Yogyakarta, Jawa Timur, NTB, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat dan Papua.
Kondisi yang sama masih berlangsung pada Kamis (26/11/2020) di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Lampung, Yogyakarta, Jawa Timur, Jawa Barat, Jawa Barat, NTB, NTT.
Juga Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku dan Papua.
Baca Juga: Atmosfer Tak Stabil Picu Cuaca Ekstrem Beberapa Hari ke Depan
Pada Jumat (27/11/2020) wilayah yang berpotensi hujan lebat disertai angin kencang adalah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan.
Juga Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, NTB, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua dan Papua Barat.
Selanjutnya, wilayah yang berpotensi dilanda hujan yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang pada Rabu (25/11/2020) adalah Aceh, Bali, dan Kalimantan Utara.
Kondisi ini masih berpotensi terjadi di wilayah Bengkulu, Kepulauan Bangka Belitung, Bali, Sulawesi Selatan, dan Papua Barat hingga Kamis (26/11/2020). Untuk wilayah Jawa Barat, Bali, NTT dan Sulawesi Utara, diprediksi masih berpeluang terjadi hujan disertai angin kencang dan petir pada Jumat (27/11/2020). Untuk wilayah yang diprediksi akan mengalami angin kencang adalah Banten pada 25 - 27 November 2020. [Antara]
Berita Terkait
-
Karhutla Indonesia 2026: Mengapa Luas Kebakaran Melonjak pada Juli Hingga Agustus?
-
El Nino Tekan Cadangan Air Waduk Sepaku, 13.273 Titik Panas Terdeteksi di Kaltim
-
Cara Asap Kebakaran Hutan Kalimantan dan Sumatera Sampai Malaysia dan Singapura
-
Gempa M 5,2 Guncang NTT Pagi Ini, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
-
Flores Kembali Diguncang Gempa M 5,1, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Dobrak Tradisi! Cholil Nafis Larang Rokok di Ruang Sidang Muktamar NU Jombang
-
Bahaya Keamanan Layar Sentuh Mobil Modern Kian Jadi Sorotan dalam Sebuah Studi Terbaru
-
PLN Proyeksi PLTS BESS di Bali Hemat BBM 500 Ribu Kiloliter per Tahun
-
5 Bulan yang Baik untuk Menikah Menurut Hitungan Weton Jawa, Dipercaya Bawa Keberuntungan
-
Google Bawa Agentic AI ke Industri Keuangan, Bukan Sekadar Chatbot
-
30 Ribu Wisatawan Dieng Culture Festival Dibidik QRIS, Transaksi UMKM Makin Digital
-
Sepotong Rendang Pelepas Rindu
-
Lagi Capek-capeknya Hidup? Lagu 'Bersenja Gurau' Raim Laode Ini Wajib Kamu Dengar
-
Karhutla Menggila di Berbagai Daerah, Kemarau Ekstrem Atau Sengaja Dibakar?
-
Pembangunan Sementara Desa Adat Sade Ditargetkan Tuntas Sebelum Agenda MotoGP Mandalika