Suara.com - Oppo Reno5 dipastikan akan debut pada 10 Desember di China dan di Tanah Air penerus Reno4 itu akan mendarat pada awal 2021, demikian dikatakan PR Manager Oppo Indonesia, Aryo Meidianto.
Dalam siaran pers yang diterima di Bogor, Jawa Barat, Rabu (2/12/2020), Oppo mengatakan bahwa Reno5 telah mengantongi sertifikat postel dari Kementerian Komunikasi dan Informatika serta tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) dari Kementerian Perindustrian.
"Pada situs sertifikasi postel terdapat sertifikat perangkat dengan kode CPH 2159 yang sudah terdaftar dengan nomor sertifikat 71283/SDPPI/2020. Sedangkan kode perangkat yang sama tercatat pula pada situs TKDN kemenperin dengan mendapatkan nilai TKDN sebesar 31.85%," jelas Aryo.
Ia juga mengatakan bahwa Oppo Reno5 akan diluncurkan di Indonesia di awal tahun depan.
“Mudah-mudahan jika tidak ada halangan dapat segera diperkenalkan dalam waktu dekat, kemungkinan pada awal tahun mendatang," lanjut Aryo tanpa menjelaskan kapan tepatnya gawai itu akan mendarat di Tanah Air.
Aryo juga belum membeberkan spesifikasi Oppo Reno5. Meski demikian ia memastikan bahwa gawai baru itu akan diotaki sistem operasi terbaru ColorOS 11 yang berbasis Android 11.
"Nantinya Reno5 akan berfokus pada fitur perekaman video berbasis kecerdasan buatan," imbuh dia.
Sebelumnya diwartakan bahwa Oppo Reno5 akan menjalani debut global pada 10 Desember di China. Informasi ini diumumkan Oppo di akun resmi Weibonya pekan ini.
Baca Juga: Mau Beli Ponsel Baru? Cek di Sini!
Terpopuler
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
- Kunjungi Korban Gempa di NTT Hari Ini, Gus Miftah Gelontorkan Bantuan Rp500 Juta
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
DPR Dukung Perpres Timah Rakyat, Biar PT Timah Bisa Beli 3.000 Ton Hasil Warga
-
Serbaguna! 5 Pelembap Wajah dan Tubuh Ampuh Mengunci Kelembapan Kulit
-
Menhub: Sejumlah Penerbangan di Kalimantan Batal Imbas Asap Karhutla
-
Gedung Bapenda DKI Terbakar Lagi! Ruang Arsip Lantai 11 Hangus, Petugas Masih Siaga Pendinginan
-
Gelombang Panas Laut Makin Sering Terjadi, Apa Dampaknya bagi Ekosistem dan Masyarakat Pesisir?
-
Gagal ke Final Piala AFF 2026, Singapura Tetap Bangga Bisa Pulangkan Timnas Indonesia
-
Senator Arya Wedakarna Serahkan Tongkat Ganesha, Tegaskan Bali di 2029 Dukung Perintah Jokowi
-
Batas Pengajuan Kompensasi Korban Terorisme Diperpanjang Jadi 10 Tahun
-
Sidang Korupsi Fadia Arafiq: Eks Ajudan Bongkar Titipan Uang OPD untuk THR dan Ribuan Parsel
-
Shin Tae-yong Disebut Keras, Hokky Caraka Ungkap Fakta soal Debat Taktik