Suara.com - Kesuksesan Atta Halilintar sebagai Content Creator YouTube tentu tak perlu diragukan. Pria berusia 26 tahun ini menjadi Content Creator pertama di Asia Tenggara yang mampu meraih 26 juta subscribers.
Namun untuk mencapai hal itu, Atta pernah mengalami masa-masa sulit. Saat memulai debut pada 2012 lalu, dirinya rela meninggalkan masa-masa remaja demi mengurus channel hingga besar seperti sekarang.
"Saking seringnya mengurus konten, saya pernah meninggalkan futsal, nongkrong sama teman-teman. Semua saya lakukan demi channel ini," katanya dalam konferensi pers virtual, Kamis (3/12/2020).
Atta mengungkapkan, saat itu content creator juga masih dianggap asing oleh masyarakat. Ia bahkan pernah dianggap sebagai orang aneh karena sering membawa-bawa kamera selama beraktivitas.
"Dulu kan vlog belum trending seperti sekarang. Pernah malah waktu itu pas bawa kamera, saya dianggap gila. Ih apaan sih ini orang?" kenang Atta.
Namun usahanya kala itu berbuah manis. Kini, dirinya sukses membesarkan channel YouTube dengan raihan 26 juta subscribers.
Atta juga memberikan tips bagi mereka yang bersungguh-sunguh ingin menjadi content creator. Ia menyarankan agar mereka terus berusaha dan tidak menyerah dengan keadaan.
"Selama kita gigih, enggak menyerah, pasti bakalan maju. Lakukan saja yang terbaik. Jangan kebanyakan mendengar ucapan orang. Tapi ya kalau kritiknya bener, ambil. Kalau negatif jangan. Just do it," pungkas Atta.
Baca Juga: Kiat Sukses Atta Halilintar: Temukan Konten yang Laku di Medsos
Berita Terkait
-
5 HP RAM 12 GB Terbaik, Multitasking Anti-Lemot Cocok untuk Content Creator
-
Smartphone Sudah Bagus, Tapi Mengapa Banyak Content Creator Beralih ke Kamera?
-
Oppo Reno16 Pro 5G Jadi Pionir MediaTek Dimensity 8550 Super di Indonesia, Apa Keunggulannya?
-
Azura Anak Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah Dilarikan ke UGD Usai Jatuh dari Ketinggian
-
Atta Halilintar Sebar 12 Hewan Kurban, Satu Sapi Disembelih Atas Nama Keluarga dan Kakek Nenek
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
Terkini
-
Makin Canggih tapi Jangan Terlalu Percaya, 92 Ribu Serangan Menyamar sebagai Layanan AI
-
Sidang Febrie Adriansyah: Ahli UGM Sebut Trading in Influence Belum Bisa Jadi Pasal Dakwaan
-
Saksi Lihat Kepulan Asap Saat Pesawat Sukhoi Keluar Jalur, Nyaris ke Jalan Raya
-
4 Mesin Cuci Hemat Listrik Terbaik: Watt Kecil, Fitur Canggih
-
Ulasan Novel False Beat, Kisah Manajer Amatir dan Vokalis Band Berwajah Dua
-
Bukan Adegan Film! Aksi Spiderman Lompat dan Hantam Jake Lang Pelaku Pembakar Al Quran
-
Gaji PPPK Guru Bakal Dibayar Pusat, Bagaimana Nasib Nakes?
-
Bongkar Aktor Intelektual Karhutla, DPR Desak Audit Korporasi Pelaku Pembakaran Hutan
-
RAPBN 2027: Defisit Anggaran Turun, Tapi Pemerintah Tarik Utang Baru Rp 876 Triliun
-
Asap di Udara Kita, Uangnya di Bank Mereka: Hipokrasi Kebakaran Kalimantan