Suara.com - Setidaknya satu orang tewas dan 227 lainnya dirawat setelah penyakit misterius muncul di Andhra Pradesh, negara bagian India yang berlokasi di bagian selatan negara tersebut.
Belum diketahui apa penyebab penyakit tersebut. Mereka yang menderita dilaporkan mengalami beberapa gejala yang sama, yakni mual, muntah-muntah, serta pingsan, demikian diwartakan BBC, Senin (7/12/2020).
Penyakit misterius ini merebak di Eluru selama akhir pekan kemarin. Kini otoritas kesehatan India sedang meneliti penyebab penyakit yang muncul di tengah-tengah perjuangan berat melawan wabah Covid-19.
Di India sendiri, Andhra Pradesh adalah salah satu negara bagian yang paling parah disapu Covid-19. Lebih dari 800.000 kasus tercatat di negara bagian itu atau lebih dari 30 persen kasus yang melanda India.
Tetapi menurut para dokter, penyebab penyakit misterius baru ini bukan virus corona Sars-Cov-2. Para pasien yang mengalami gejala-gejala di atas sudah dites dan tak terinfeksi Covid-19, demikian dikatakan Menteri Kesehatan Negara Bagian Andhra Pradesh, Alla Kali Srinivas.
"Mereka yang jatuh sakit, terutama anak-anak, mulai muntah-muntah setelah mengeluh mata mereka panas. Beberapa di antaranya pingsan dan kejang-kejang," kata seorang pejabat medis di Rumah Sakit Pemerintah Geluru.
Dari 227 orang yang dirawat, sebanyak 70 orang sudah pulang dari rumah sakit. Sementara ada 157 orang yang dirawat.
Berita Terkait
-
WNA India Produksi Emas Ilegal hingga 30 Kg Sehari, Sahroni Minta Pembeking Diusut
-
Bareskrim Ungkap Modus Pengolahan Emas Ilegal di Apartemen Sunter
-
Profil Bangladesh Tim Pengganti India di FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Pernah Dipecundangi
-
Negara Ranking 181 Ini Diminta Gantikan India Lawan Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
-
Hidup Gen Z Makin Susah, Cuma Pakai 5 Persen Gaji Buat Healing Bulanan
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
InJourney Semarakkan ASTINDO Travel Fair 2026 dengan Deretan Promo Eksklusif
-
Warna Earth Tone untuk Rumah Bawa Keberuntungan, Ini Cara Menerapkannya sesuai Feng Shui
-
Review Film A New Dawn: Potret Puitis Perubahan Zaman dan Kenangan Manusia
-
Indonesia Tak Baik-baik Saja, Guru Besar UGM Soroti Ketimpangan dan Dominasi Oligarki
-
Nonton Film di Rumah Makin Sinematik, Teknologi LG Tampilkan Gambar Sesuai Visi Kreator
-
42 Amplop Muncul Saat Pencairan Dana BOS di Lubuk Linggau, 3 Pegawai Dibebastugaskan
-
Jelang Muktamar Ke-35, KH Miftachul Ahyar Tinjau Kesiapan di Tambakberas
-
Bagaimana Cara Kerja Magnet dan Sifat-sifatnya? Ini Penjelasannya
-
Hadapi Badai Efisiensi, Local Media Community Makassar Dorong Diversifikasi Bisnis
-
Ritual Berujung Petaka di Bone: ASN Ngamuk Ngaku Arung Palakka Terpaksa Diikat di Pohon