Suara.com - HP lipat dan juga HP layar gulung diyakini semakin bertambah banyak di masa depan. Merespon pasar, Corning sedang berada pada tahap akhir dalam memproduksi cover glass atau lapisan kaca untuk HP lipat.
Seperti yang telah diketahui, sebagian besar HP pintar saat ini dibekali dengan lapisan pelindung Gorilla Glass (versi 1 hingga 6) buatan Corning.
Menurut laporan dari media teknologi Korea Selatan, The Elec, Corning meluncurkan cover glass HP layar lipat untuk meningkatkan persaingan dari perusahaan Jerman Schott.
Mereka bersaing untuk memproduksi lapisan kaca lipat agar nantinya perusahaan bisa memasok ke Samsung.
Juru bicara Corning mengatakan bahwa mereka sedang memasuki tahap akhir dengan produksi massal dan komersialisasi akan dimulai pada 2021.
Dikutip dari Gizmochina, pada September 2020 lalu, perusahaan mengungkapkan bahwa mereka berencana meluncurkan cover glass secara resmi dalam 12 bulan ke depan.
Saat ini, Schott telah menjadi satu-satunya pemasok substrat kaca yang digunakan dalam cover glass ultra tipis.
Cover glass tersebut digunakan oleh Samsung Electronics untuk smartphone yang dapat dilipat.
Namun untuk panel OLED yang dapat dilipat, sang anak perusahaan, Samsung Display, memproses kaca milik Corning.
Baca Juga: Jelang Peluncuran, Xiaomi Mi 11 Berdesain Tempered Glass
Peluncuran lapisan kaca lipat dari Corning juga akan menyebabkan meningkatnya persaingan antara Samsung Electronics dan Samsung Display dalam memproses cover glass.
Situs resmi Corning juga telah mengonfirmasi bahwa mereka sedang mengembangkan cover glass ultra tipis untuk HP lipat.
"Saat ini Corning sedang mengembangkan solusi kaca ultra tipis, tahan lama, dan diuntungkan secara optik dalam cover glass yang secara berkelanjutan dapat ditekuk ratusan ribu kali tanpa kerusakan signifikan pada lipatan," tulis Corning dalam situs resminya.
Corning mengklaim bahwa inovasi cover glass ultra tipisnya yang dapat melengkung akan tahan terhadap kerusakan dan goresan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
-
4 Rekomendasi Powerbank Fast Charging: Tak Khawatir HP Lowbat, Desain Minimalis
-
Gojek Luncurkan Fitur Jalan Jajan di Aplikasi, Permudah Wisata dan Kuliner Saat Libur Sekolah 2026
-
3 HP Oppo Spek Terbaik Paling Laris di Online Store Menurut Review Pembeli
-
Garmin Connect Ungkap Tren Fitness 2026, Lari dan Sepeda Jadi Favorit Orang Indonesia
-
5 Rekomendasi HP RAM 12 GB Termurah di Bawah 6 Juta, Pilihan Terbaik untuk Jangka Panjang
-
7 HP Midrange Snapdragon Terbaik 2026, Performa Kencang untuk Gaming dan Multitasking
-
Bocoran Spesifikasi Redmi Note 17 Series: Siap Meluncur Juli, Bawa Baterai 10.000 mAh
-
4 HP Redmi RAM Besar dan Kamera Terbaik 2026, Mulai Rp1 Jutaan
-
Antusiasme Komunitas OpenClaw dalam Mendorong Adopsi Agentic AI