Suara.com - Ponsel Android dengan sistem operasi yang stuk pada versi 7.1.1 Nougat atau lebih lama, akan diblokir dari sebagian besar internet tahun depan.
Penggemar Android telah diperingatkan tentang perubahan pada November lalu, yang disebabkan sertifikat root yang kedaluwarsa pada September 2021.
Kedaluwarsa berarti bahwa sebagian besar web aman - situs web yang menggunakan standar HTTPS dan memiliki simbol gembok di bilah alamat untuk memberi tahu Anda bahwa koneksi aman dari mata-mata - tidak akan dapat diakses dari gadget lama.
Sebagaimana melansir laman Express.co.id, Senin (28/12/2020), menurut otoritas sertifikat nirlaba Let's Encrypt, ini adalah masalah besar.
Pasalnya, 33,8 persen pengguna Android di Google Play masih menjalankan versi Android yang lebih lama dari 7.1.1. Pada hitungan terakhir, terdapat 2,5 miliar pengguna Android aktif di seluruh dunia.
Jadi, meskipun pengguna Android yang masih mengandalkan Android 7.1.1 atau lebih lama adalah minoritas - itu adalah minoritas yang masih menghitung ratusan ribu pengguna di peringkatnya.
Untungnya lembaga nonprofit Let’s Encrypt telah mengonfirmasi rencana untuk meluncurkan solusi untuk masalah ini.
University of Michigan menyatakan bahwa Let's Encrypt adalah otoritas sertifikat terbesar di dunia dan seorang diri telah membantu menggandakan jumlah situs web aman, dengan menyediakan layanan gratis untuk mempermudah penerapan protokol HTTPS yang sangat penting.
Dan sekarang, perusahaan berencana memperpanjang kompatibilitas ponsel lama selama tiga tahun.
Baca Juga: Ponsel Android dan iPhone yang Tidak Bisa Pakai Whatsapp 2021
Dalam pengumuman terbaru, Let’s Encrypt mengatakan, telah menemukan solusi tersebut berkat beberapa pemikiran inovatif dari komunitas [nya] dan mitra [nya] yang luar biasa di IdenTrust.
Solusi yang dibuat bekerja sama dengan IdenTrust, otoritas sertifikat lain, akan membuat semua orang tetap terhubung hingga 2024.
Lebih baik lagi, pemilik smartphone Android tidak perlu melakukan apa-apa. Semuanya akan berdetak secara otomatis dan handset mereka akan terus dapat memuat situs dan aplikasi web yang aman.
Jika mereka tidak pernah membaca artikel ini, para pengguna Android ini tidak akan menyadari bahwa ada kemungkinan mereka kehilangan akses ke beberapa situs yang paling sering mereka akses.
Berita Terkait
-
Cara Mengubah Ponsel Android dan iOS Menjadi Webcam
-
Hapus 16 Aplikasi Ini di Ponsel Android, Awas Kena Tagihan Dadakan
-
Miris, Kakak Adik Ini Tak Bisa Belajar Online karena Tak Mampu Beli Android
-
Sudah Lama di Android, Fitur YouTube Ini Baru Muncul di iOS
-
3 Game Memasak untuk Anak, Bisa Diunduh di Android dan iOS
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
-
Maut di Jalur Punggung Naga: Perjuangan Dramatis Evakuasi Jenazah dari Tebing Gunung Piramid
-
Sungai Cileungsi Tercemar Limbah, Kualitas Air Lampaui Baku Mutu
-
Review Lucky: Bertabur Bintang, Sayangnya Naskah Terlalu Dangkal Dinikmati
-
Skema Pembiayaan Mobil Listrik Viral Wuling Aira ev
-
Dalih Geopolitik Jadi Alasan Pemerintah Lihat Ekonomi RI Tumbuh Melambat
-
Misi Satelit Lampung-1: Saat Mata AI di Luar Angkasa Kawal Ladang Singkong
-
Singapura Gunakan Teknologi Juara Piala Dunia DemI Jegal Timnas Indonesia
-
CBDK Gelontorkan Rp250 Miliar untuk Buyback Saham, Laba Semester I 2026 Melonjak 225 Persen
-
Hari Pramuka Diperingati Tanggal Berapa? Simak Sejarah Lengkapnya