Suara.com - Iran melakukan uji coba vaksin virus Corona (Covid-19) pada manusia, dengan vaksin COVIran Barekat. Pejabat kesehatan optimistis vaksin tersebut dapat mengatasi pandemi di negaranya.
Awal uji coba dilakukan pada Selasa (29/12/2020), ketika Iran berhasil menurunkan angka kematian Covid-19 ke level terendah dalam tiga bulan. Iran pun harus menghadapi kesulitan mengimpor vaksin dalam jumlah yang cukup karena sanksi Amerika Serikat.
Pada uji coba tersebut, putri seorang pejabat tinggi negara menjadi yang pertama menerima vaksin COVIran Barekat.
Tayyebeh Mokhber menerima vaksin tersebut pada upacara yang dihadiri oleh Menteri Kesehatan Saeed Namaki dan Wakil Presiden untuk Sains dan Teknologi Sorena Sattari.
"Saya senang, bukan hanya karena saya orang pertama, tetapi karena proses ilmiah ini berkembang dengan sangat baik di negara saya," kata Mokhber, putri dari Mohammad Mokhber, seperti dikutip Aljazeera, Rabu (30/12/2020).
Pihak berwenang mengatakan, lebih dari 65.000 warga Iran secara sukarela berpartisipasi dalam uji coba vaksin. Sebanyak 56 orang dipilih dalam fase pertama uji coba pada manusia, yang diperkirakan akan memakan waktu 45 hingga 60 hari.
Kementerian kesehatan mengatakan bahwa COVIran Barekat, yang diproduksi oleh Shifa Pharmed, adalah salah satu dari delapan kandidat vaksin di negara itu dan tujuh lainnya diharapkan menyelesaikan uji coba pada hewan pada akhir Februari.
Di sisi lain, Gubernur Bank Sentral Iran mengumumkan bahwa negaranya telah mencapai kesepakatan untuk membayar 16,8 juta dosis vaksin dari COVAX, sebuah inisiatif global di bawah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang bertujuan untuk memastikan akses yang adil terhadap vaksin untuk semua negara.
Presiden Hassan Rouhani mengatakan, sanksi Amerika Serikat, yang diberlakukan setelah Trump secara sepihak menarik diri dari kesepakatan nuklir Iran 2015, telah menciptakan hambatan dalam transfer dana untuk membayar vaksin.
Baca Juga: Perawat Perempuan Overdosis Vaksin COVID-19, Disuntik 5 Kali Sampai Lemas
Berita Terkait
-
Indonesia Pesan 660 Juta Dosis Vaksin, Menkes Sudah Amankan 330 Juta Dosis
-
Warga Umum Antre di Belakang 40,2 Juta Orang untuk Disuntik Vaksin COVID-19
-
Mengenal Kinerja Vaksin Mati untuk Covid-19, Benarkah Tanpa Risiko?
-
Tanpa Sengaja Perawat Ini Disuntik Vaksin 5 Dosis, Begini Dampaknya
-
Indonesia akan Borong 50 Juta Vaksin Corona Buatan Pfizer dan AstraZeneca
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Gudang Sekolah di Penjaringan Terbakar, 70 Petugas Dikerahkan
-
Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
IHH Healthcare Malaysia Terus Perluas Kehadiran di Indonesia
-
Fakta Mengerikan di Balik Penembakan Thailand: Pelaku Sudah Belajar Senjata 2 Tahun
-
Catat Tanggalnya! Ada Diskon dan Voucher Belanja Melimpah dari BRI di Outlet Ini
-
Mendikdasmen: Hard Skills Saja Tak Cukup, Ini Keterampilan Utama yang Wajib Dikuasai Gen Z!
-
Review Dream To You: Romansa Hangat Cinta Pertama, Luka dan Impian
-
Kota Makin Padat, Banjir Mengintai: Akademisi Soroti Teknologi Pengendalian Air di PIK2
-
Gen Z Fasih Bahasa Inggris, tapi Makin Asing dengan Bahasa Ibu, Mengapa?