Suara.com - Amerika Serikat memberlakukan undang-undang pertamanya untuk melindungi situs Apollo dari misi Bulan di masa depan.
Baik perusahaan Amerika dan entitas lain yang bekerja dengan NASA harus menaatinya. Undang-undang tersebut disahkan pada 31 Desember lalu.
"Saya telah lama menganjurkan pelestarian artefak Apollo, yang memiliki nilai budaya, sejarah, dan ilmiah yang dalam, tidak hanya untuk Amerika Serikat tetapi untuk seluruh umat manusia," kata Rep. Eddie Bernice Johnson (D-TX), ketua House Committee on Science, Space and Technology.
Penting bagi NASA dan Amerika Serikat, dia menambahkan, untuk memimpin dalam mengarahkan perilaku yang bertanggung jawab di luar angkasa.
Undang-undang baru tersebut mengarahkan NASA untuk mewajibkan misi Bulan di masa depan di bawah lingkupnya. Selain itu, juga mematuhi serangkaian rekomendasi "praktik" yang dirancang pada 2011 untuk melindungi dan melestarikan nilai historis serta ilmiah dari situs Bulan pemerintah Amerika Serikat.
Rekomendasi tersebut membahas jalur yang harus diikuti oleh pesawat luar angkasa saat mendarat ke permukaan Bulan dan menetapkan "zona perlindungan", untuk menghindari gangguan yang disengaja atau tidak disengaja dari lokasi pendaratan Apollo.
Perusahaan komersial Amerika Serikat mana pun dan pihak lain yang mencari kontrak, hibah, atau perjanjian lain untuk aktivitas Bulan yang dilakukan oleh, untuk, atau dalam kemitraan dengan NASA harus setuju menjauhi situs tersebut agar memenuhi syarat untuk mendapatkan dukungan yang diminta.
Selain itu, Administrator NASA Jim Bridenstine juga menekankan perlindungan situs di dalam perjanjian Artemis Accords.
"Sebagai bagian dari perjanjian Artemis Accords yang ditandatangani dengan negara mitra, NASA telah menekankan bahwa melindungi situs yang secara historis signifikan sangat penting," kata Bridenstine, seperti dikutip Space.com pada Kamis (7/1/2021).
Baca Juga: Misteri Gempa Matahari Perlahan Mulai Terungkap
Dirinya pun memuji para pemimpin undang-undang ini atas komitmen mereka untuk memastikan bahwa ilmu pengetahuan dan eksplorasi Bulan di masa depan dilakukan dengan aman dan transparan.
Artemis Accords yang hingga saat ini telah disetujui oleh sembilan negara juga mencakup pelestarian situs warisan manusia di antara sepuluh prinsip panduannya dalam program Artemis.
Undang-undang tersebut berlaku untuk perusahaan seperti Intuitive Machines, Astrobotic, dan Masten Space Systems, yang memiliki kontrak di bawah Commercial Lunar Payload Services NASA untuk mengirimkan muatan sains ke permukaan Bulan serta SpaceX, Blue Origin, dan Dynetics, yang mengembangkan sistem pendaratan manusia untuk program Artemis.
Berita Terkait
-
China Siap Berbagi Sampel Bulan dengan Negara Lain
-
Butuh Tambahan 1 Miliar Dolar AS, NASA dan Eropa Akan Ambil Sampel Mars
-
Dilengkapi AI, NASA Buat Robot Anjing Dikirim ke Mars
-
Rayakan Ulang Tahun Hubble, NASA Rilis 50 Gambar Baru Luar Angkasa
-
Dear Penyuka Sherlock Holmes, Ada Sosok Dia dalam Penjelajah Mars NASA
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Puncak Arus Balik dari Jogja Pertama Terlewati, Gelombang Kedua Diprediksi Akhir Pekan
-
Bocor! China Bikin Peta Laut hingga Indonesia untuk Hadapi AS di Perang Dunia III
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
Terkini
-
Daftar Harga HP Infinix 2026 Terbaru Semua Seri Mulai Rp1 Jutaan
-
5 Rekomendasi HP Samsung Terbaru Murah dengan Spek Gahar, Mulai Rp1 Jutaan
-
WhatsApp Kini Hadir di Smartwatch Garmin, Bisa Balas Chat dan Kirim Emoji Langsung dari Jam Tangan
-
Perbandingan Spesifikasi Redmi 15 vs vivo Y29 HP Murah Rp2 Jutaan Baterai Jumbo
-
Poco X Series Jadi Raja HP Gaming, Ini Rahasia Performa Ekstrem yang Bikin Gamer Ketagihan
-
30 Kode Redeem FF 25 Maret 2026: Klaim Bundle Panther Gratis dan Skin M14 Sultan Tanpa Top Up
-
36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 25 Maret 2026: Klaim 5 Juta Koin dan 500 Permata Gratis Sekarang
-
Google Gemini Siap Hadirkan Avatar 3D Mirip Wajah Asli, Bisa Kloning Diri untuk Video dan Konten
-
4 Rekomendasi HP Mirip iPhone 17 Air Harga Rp5 Jutaan ke Bawah: Body Tipis, Desain Kamera Horizontal
-
Oppo Find X9 Ultra Resmi Bawa Kamera Periskop 10x Hasselblad, Ini Bocoran Tanggal Rilis Globalnya