Suara.com - Samsung bersiap meluncurkan inovasi terbaru pada kameranya. Tipster populer Ice Universe dalam tweetnya mengatakan bahwa Samsung berencana memperkenalkan sensor kamera ISOCELL berukuran hingga 200MP.
"Samsung ISOCELL akan meluncurkan banyak inovasi sensor pada 2021. Sensor 200MP akan segera hadir," jelas @UniverseIce dalam akun Twitternya, dikutip dari GSM Arena, Minggu (10/1/2021).
Sayangnya, bocoran itu tidak menampilkan informasi lebih lanjut mengenai spesifikasi sensor kamera, seperti ukuran piksel maupun ukuran sensor.
Dalam rencana jangka panjang, Samsung dikabarkan tengah mengerjakan sensor kamera berukuran 600MP. Dikutip dari GSM Arena, Selasa (8/12/2020), sensor 600MP yang dikerjakan ini bakal menghadirkan video dengan format 4K dan 8K.
Dengan sensor ini juga, Samsung mengupayakan agar video yang dimainkan bisa di-zoom tanpa merusak kualitas.
Meski begitu, ada risiko menghadirkan Sensor ISOCELL 600MP. Perusahaan asal Korea Selatan ini harus menyelesaikan masalah pada kapasitas serta benjolan kamera.
Sebab, sensor 600MP yang dihasilkan bakal memakan 12 persen area ponsel. Sensor ini juga akan menghasilkan tonjolan setebal 22m.
Sebagai perbandingan, Galaxy Note 20 memiliki ketebalan 8,3 mm. Akan sangat aneh apabila sebuah tonjolan kamera saja memiliki ketebalan hingga 22mm.
Untuk itu, dikutip dari Phone Arena, Senin (8/12/2020), Samsung dikabarkan akan menggunakan teknologi binning piksel ISOCELL yang memastikan tonjolan kamera tidak akan terlalu besar.
Baca Juga: Diklaim Pertama di Dunia, Samsung Galaxy Chromebook 2 Dibekali Layar QLED
Rencana Samsung membuat sensor 600MP ini sebenarnya sudah dilontarkan sejak awal tahun. Saat itu, Yongin Park selaku Executive Vice President of Samsung's sensor business unit mengungkapkan bahwa perusahaan ingin membuat sensor kamera yang dapat melampaui mata manusia.
Sebagai informasi, ukuran sensor mata manusia memiliki sensor sekitar 576 megapiksel.
Namun, Park mengatakan bahwa membuat sensor itu bukanlah hal mudah. Sebab, menghasilkan terlalu banyak piksel pada sensor membutuhkan ukuran yang besar. Apabila dipaksakan, seperti mengurangi ukuran piksel per unit misalnya, maka itu akan membuat gambar menjadi kusam.
Berita Terkait
-
Galaxy Z Fold8 Bawa Layar Lipat 4:3, Samsung Fokus Ubah Cara Menikmati Konten
-
Sekolah Ramah Anak Tak Selalu Dimulai dari Hal Besar, Dua Inovasi Siswa Ini Buktinya
-
Daftar HP Samsung yang Tak Lagi Dapat Security dan Android Update Tahun Ini
-
Samsung Galaxy S26 FE Segera Hadir, Bawa Exynos 2500 dan Baterai 4.900 mAh
-
Daftar Harga HP Samsung Agustus 2026 Lengkap Beserta Varian Tablet
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Awas! 39 Anak di Jateng Terpapar Radikalisme Lewat Game Online dan Medsos
-
3 Rekomendasi Rice Cooker Yong Ma Versi Digital, Kapasitas 2 Liter dengan Berbagai Fungsi Menu
-
Awan Jumat Jadi Peluang, Pramono Kejar Hujan Deras Asal Jakarta Tak Kebanjiran
-
Petaka di Ladang Tembakau: Balita di Sampang Tewas Tenggelam di Kubangan Air
-
Menu MBG Sup Ayam Diduga Bikin 81 Siswa SMK di Kampar Keracunan
-
Indonesia Bullion Market Association Resmi Diluncurkan, Jadi Wadah Penguatan Ekosistem Emas Nasional
-
Jerman Incar Industri Strategis RI, Semikonduktor dan Baterai EV Jadi Rebutan
-
Insidious: Out of the Further, Babak Baru Ketakutan Sinematik Paling Gelap!
-
Ospek Bukan Ajang Perpeloncoan, Rektor UNY: Perlakukan Mahasiswa Sebagai Raja-Ratu
-
India Gantikan Indonesia sebagai Pasar Saham yang Paling Tidak Disukai Investor