Suara.com - Piala Dunia eSports Mobile Legends, M2 World Championship siap diadakan sebentar lagi. Dalam sesi wawancara dengan media, pelatih RRQ Hoshi, James menjelaskan persiapan mereka jelang kompetisi eSports bergengsi tingkat dunia tersebut.
Pria bernama lengkap Chen Jui Teng alias James ini mengungkapkan bahwa mereka mempersiapkan yang terbaik untuk berlaga di M2 World Championship.
Sebagai informasi, Alter Ego dan RRQ Hoshi merupakan dua tim eSports perwakilan Indonesia yang maju ke M2. RRQ, Alter Ego dan Bren Esports (Filipina), menjadi tim yang difavoritkan meraih gelar juara.
Ketika ditanyakan apakah dirinya tertekan mendapatkan predikat sebagai tim favorit juara, James ternyata memiliki jawaban khusus.
Ia mengaku bahwa mereka siap menghadirkan performa terbaik dan menyinggung mengenai "public enemy". Saat ini, menurut penjelasannya, RRQ sudah menjadi semacam public enemy atau musuh publik di mata lawan.
"Semua orang membenci kita karena kita sudah juara tiga kali (MPL). Kita adalah public enemy, semacam siapa tim kuat? RRQ, mau bantai siapa? RRQ, mau menang lawan siapa? RRQ. Ya semua kita tahu lah," kata James.
Terkait tim yang paling mereka waspadai, James justru mengaku tak meremehkan satu tim pun di M2 World Championship. James menganggap bahwa semua tim di M2 bisa menghadirkan kejutan dan tidak ada semacam underdog di piala bergengsi tersebut.
"Semua tim kita waspadai. Saya pikir kita menaruh hormat pada semua tim yang sudah masuk M2. Kita akan berikan yang terbaik untuk melawan mereka," kata James dalam sesi wawancara dengan media.
Sebelum M2, RRQ juga telah melakukan scrim atau latih tanding dengan tim dari Rusia dan Singapura. Itu mereka lakukan agar mendapatkan peningkatan mental dan juga experience jelang M2.
Baca Juga: Dirumorkan Hengkang dari RRQ, Ini Komentar Xin
Sebagai informasi, kedua belas tim yang akan mengikuti M2 World Championship termasuk RRQ Hoshi (Indonesia), Alter Ego (Indonesia), EVOS SG, Resurgence (Singapura), Bren Esports, OMEGA Esports (Filipina), Todak (Malaysia), Burmese Ghouls (Myanmar), 10S Gaming Frost (Jepang), DreamMax (Brasil), Impunity (Kamboja) dan Unique Devu (Rusia).
Fase grup akan berlangsung pada 18 hingga 20 Januari 2021 mendatang. Alter Ego masuk ke dalam Grup C yang diisi bersama Bren Esports dan 10S Gaming Frost. Sementara itu RRQ Hoshi bergabung di Grup D bersama EVOS SG dan DreamMax.
Melihat persiapan dari RRQ Hoshi dan Alter Ego sebelumnya, akan sangat menarik melihat perwakilan Indonesia di piala dunia eSports Mobile Legends, M2 World Championship.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
32 Kode Redeem FF 4 Februari 2026, Sikat Skin Senjata G18 dan G36
-
Poco F8 Series Resmi Hadir di Indonesia, Naik Kelas Jadi The True Flagship
-
24 Kode Redeem FC Mobile 4 Februari 2026: Cara Klaim Haaland dan Trik Farming 5.000 Permata
-
5 Rekomendasi CCTV Rp200 Ribuan, Praktis Bisa Pantau Lewat HP Kapanpun
-
5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah dengan RAM Besar Terbaik
-
5 Rekomendasi HP Compact Murah Terbaik Februari 2026, Mulai Rp1 Jutaan
-
5 Tablet Murah 1 Jutaan untuk Cucu Nonton YouTube, Tahan Banting dan Baterai Awet
-
7 Rekomendasi Tablet Gaming Murah Anti Nge-Lag, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Konglomerat Indonesia dan Sri Mulyani Disebut-sebut di Epstein Files? Begini Penjelasannya
-
Nasib Borderlands 4 di Nintendo Switch 2: Dibatalkan atau Hanya Jeda?