Suara.com - Tak sedikit toko online yang menawarkan makanan dengan level "premium". Sebuah lapak di e-commerce yang menawarkan Oreo Supreme ini sukses menarik perhatian warganet.
Bukan mengenai harganya, namun respon penjual pada seorang calon pembeli online ini dianggap tak biasa.
Akun fanspage @txtdarionlshop membagikan screenshot mengenai interaksi seorang calon pembeli online dan sang penjual.
Sangat unik, calon pembeli ini melemparkan pertanyaan tak terduga di mana si penjual justru merespon dengan "cukup kasar".
Pada sebuah toko online, terlihat pelapak yang menjajakan Oreo Supreme seharga Rp 570 ribu.
Harga tersebut termasuk di atas rata-rata mengingat akun Instagram Supreme sendiri mengungkapkan bahwa eceran Oreo Supreme dibanderol 3 dolar AS atau Rp 70 ribu.
Meski begitu, tak sedikit di toko online yang menjajakan Oreo Supreme di harga ratusan ribu rupiah hingga Rp 1 jutaan. Salah seorang calon pembeli rupanya menanyakan apakah Oreo Supreme tersebut bisa dibeli secara kredit atau tidak.
"Bisa kah kredit?" tanya salah seorang calon pembeli. Secara mengejutkan, respon si penjual justru bikin nyesek.
"Nggak bisa kakak. Kakak miskin jangan beli ini," respon si penjual online.
Baca Juga: Ikut Penawaran Kendaraan Lebih Mudah Pakai Fitur Lelang Online
Postingan mengenai interaksi antara calon pembeli dan pelapak online ini menarik perhatian warganet setelah mendapatkan lebih dari 120 Retweet dan 660 Like.
Puluhan warganet memberikan beragam komentar atas respon yang begitu menyesakkan dada tersebut.
"Pedih banget," komentar @salwanaura9.
"Standar kemiskinan nggak dilihat dari mampu atau tidaknya membeli Oreo Supreme," pendapat @dendth.
"Oreo-nya udah habis dalam sekejap, kreditnya yang nggak habis-habis," tulis @akujualskincare.
"Nggak kebayang kredit, barangnya udah habis jadi kotoran, eh masih aja bayar cicilan," cuit @xxara.
Itulah tadi postingan respon penjual online Oreo Supreme yang bikin warganet salfok, bagaimana pendapat kamu?
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga