Suara.com - Laga final piala dunia eSports Mobile Legends M2 World Championship pada 24 Januari 2021 ternyata menarik perhatian penggemar MOBA secara global. Data dari Esports Charts mengungkapkan bahwa laga Grand Final M2 meraih jumlah penonton lebih dari 3,08 juta.
Sebagai informasi, laga final mempertemukan tim unggulan Filipina Bren Esports vs tim kuda hitam Myanmar Burmese Ghouls.
Perwakilan Filipina berhasil menang 4 vs 3 atas Myanmar pada pertandingan dengan sistem Bo7 (Best of Seven).
Data dari Esports Charts juga menampilkan pertandingan dari RRQ Hoshi (Indonesia) melawan Bren Esports di final Lower Bracket.
Laga RRQ vs Bren ternyata memperoleh penonton terbanyak kedua dengan peak View 2.680.620.
Dikutip dari Dot Esports, turnamen bergengsi tingkat dunia dari Moonton ini mengalahkan rekor mereka sendiri saat MPL Indonesia Season 6.
Saat itu, MPL ID Season 6 memiliki Peak View 1,39 juta. Sebagai perbandingan kompetisi sebelumnya, M1 mencetak "hanya" 640 ribu Peak View.
Perolehan M2 merupakan acara eSports keempat yang paling banyak ditonton dalam sejarah.
Rekor puncak dipegang oleh League of Legends dari Riot Games dengan 3,98 juta Peak View pada kompetisi tingkat dunia.
Baca Juga: Bren Esports Juara M2, Karltzy Minta Skin Eksklusif Hero Ini
Sementara World Championship 2020 menempati posisi kedua dengan 3,88 juta Peak View sedangkan PUBG Mobile Global Championship di tempat ketiga (perekaman data yang masih berlangsung hingga 24 Januari) dengan Peak View 3,8 juta penonton.
Meski menduduki peringkat keempat namun ini merupakan prestasi gemilang bagi Moonton. Mereka telah membuktikan supremasinya dibandingkan MOBA Mobile lain.
Basis penggemar game Mobile Legends di Asia Tenggara cukup tinggi dan sepertinya tidak terpengaruh dengan Arena of Valor serta Wild Rift. Peak View yang melampaui 3 juta pada final M2 World Championshiop menjadi bukti bahwa penonton Esposrt pada platform game itu telah meningkat dari tahun ke tahun.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
49 Kode Redeem FF 24 Februari 2026, Klaim 90 Diamond dan Serbu Event Diskon 90 Persen
-
Poster Resmi Motorola Edge 70 Fusion Ungkap Fitur Kamera Sony Terbaru
-
68 Kode Redeem FF Terbaru Update 23 Februari, Sikat 90 Diamond dan Skin Panther!
-
Nintendo Switch Disita, Viral Bocah 11 Tahun Tembak dan Bunuh Sang Ayah
-
5 Rekomendasi HP yang Ada Foto Live Terbaik, Mulai Rp2 Jutaan
-
5 Rekomendasi HP Vivo Layar Besar dengan Panel Tajam dan Refresh Rate Tinggi
-
Video Unboxing Samsung Galaxy S26 Ultra Muncul: Fitur Kamera dan Skor AnTuTu Terungkap
-
7 Kelebihan dan Kekurangan Infinix Note 60 Pro, HP Midrange dengan Matrix Display
-
Kebangkitan Rayman Dimulai, Ubisoft Janjikan Game Baru Setelah Edisi Ulang Tahun
-
Adu HP Kelas Premium: Xiaomi 17 Pro Max Sanggup Bikin iPhone 17 Pro Max Ketar-Ketir?