Suara.com - Samsung mulai menghapus kepala pengisi daya, head charger, di ponsel Galaxy S21 yang baru saja meluncur, termasuk untuk di Indonesia.
Manajer Pemasaran Produk Samsung Mobile, Samsung Electronics Indonesia, Taufiqul Furqan, mengatakan langkah ini merupakan komitmen mereka terhadap keberlanjutan lingkungan hidup.
"Ini salah satu upaya kami untuk mengurangi sampah elektronik," kata Taufiq saat jumpa pers online, Jumat sore (29/1/2021).
Di Indonesia, Samsung sering menggelar program trade-in atau tukar tambah ketika mereka meluncurkan produk baru, terutama untuk ponsel flagship. Pengalaman mereka selama ini, konsumen hanya menjual ponsel saja, tanpa kardus dan aksesoris yang menyertainya.
"Banyak orang yang masih menggunakan charger lama karena tidak ikut ditukar," kata Taufiq.
Hal ini juga dibenarkan oleh Lucky Sebastian, pengamat gawai dan pendiri komunitas Gadtorade, bahwa banyak orang yang menggunakan pengisi daya yang sudah ada ketika mereka punya ponsel baru.
Lucky mengaku sering kali menemukan pernyataan 'charger belum pernah dipakai' ketika anggota komunitas tersebut menjual ponsel bekas pakai. Absennya kepala pengisi daya ini akan ditemui di seri flagship.
"Baru di flagship saja," kata Taufiq.
Samsung Electronics Indonesia belum memberikan kepastian soal ketiadaan charger di seri lainnya, termasuk seri Galaxy A dan Galaxy M.
Baca Juga: Samsung Tunjuk Bos Baru di Indonesia
Meski pun dijual tanpa kepala charger, hanya memberikan USB Type C to C, Samsung Indonesia tidak khawatir pengguna akan kesulitan. Mereka sudah memperkenalkan USB Type C sejak 2017 lalu, pun ponsel Android keluaran terbaru sudah menggunakan kabel tipe tersebut. [Antara]
Berita Terkait
-
Jangan Asal Charger! 4 Kebiasaan Ini Bikin Baterai iPhone Cepat Rusak
-
5 Rekomendasi Wireless Charger untuk Semua HP, Awet dan Praktis Tanpa Kabel
-
Samsung Health Berbasis AI Hadir di Galaxy Watch, Bisa Deteksi Tanda Tubuh Mulai Sakit Saat Tidur
-
Tips Kamera Samsung Galaxy A57 5G dan A37 5G: Rahasia Foto Tajam dan Video Stabil
-
Cara Bikin Scrapbook Digital Estetik di Galaxy A57 5G, Cukup Pakai Multi Window dan Drag & Drop
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih
-
Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional
-
Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026
-
Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah
-
Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi
-
MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda