Pasangan kosmik ini akan terlihat di langit fajar, terbit pada pukul 04:55 WIB atau sekitar 1 jam 4 menit sebelum Matahari terbit dan mencapai ketinggian 10 derajat di atas ufuk timur sebelum menghilang pada pukul 05:44 WIB.
Bulan dan Saturnus akan berada di konstelasi Capriconus. Dalam pengamatan mata telanjang, planet bercincin itu hanya akan muncul sebagai bintang kuning terang yang tidak berkelap-kelip di dekat Bulan.
Jika ingin melihat detail cincin Saturnus maka dibutuhkan bantuan teleskop.
4. Konjungsi Bulan dan Mars
Beberapa hari setelah berbagi kenaikan yang sama dengan Saturnus, Bulan akan berkonjungsi dengan Planet Merah pada 19 Februari.
Pada saat itu, Bulan akan berada sejauh 3 derajat di selatan Mars. Dalam waktu yang hampir bersamaan, kedua objek tersebut juga akan melakukan pendekatan yang dekat.
Pasangan itu akan terlihat sekitar pukul 18:27 WIB saat langit senja memudar dengan ketinggian 58 derajat di atas ufuk barat laut.
Bulan dan Mars akan tenggelam menuju cakrawala pada pukul 23:06 WIB. Keduanya dapat diamati di konstelasi Aries.
Baca Juga: Fakta-fakta Bulan Purnama di Atas Kabah 29 Januari 2021
Akhir Februari akan ditutup dengan fenomena Bulan Purnama pada 27 Februari 2021. Pada saat itu, Bulan akan mencapai fase penuh dan terletak hampir tepat di seberang Matahari.
Karena berada tepat di seberang Matahari, hal ini akan membuat Bulan terbit tepat saat Matahari terbenam. Pengamat dapat mulai melihatnya pada 15:17 WIB.
Urutan Bulan Purnama sepanjang tahun sering diberi nama sesuai dengan musimnya. Bulan Purnama kali ini akan menjadi yang ketiga di musim dingin 2021 dan disebut sebagai Lenten Moon.
Tepat ketika Bulan mencapai fase penuh, satelit alami Bumi itu akan berada di konstelasi Leo dan akan muncul tertinggi di belahan Bumi utara. Pada saat itu, jaraknya dari Bumi adalah 370.000 km.
Berita Terkait
-
Masyarakat Diajak Saksikan Hujan Meteor Quadrantid Jelang Subuh
-
Dini Hari, Hujan Meteor Bisa Disaksikan di Seluruh Indonesia
-
Malam Ini ada Hujan Meteor Quadrantid, Bisa Dilihat di Seluruh Indonesia!
-
Lapan Ajak Masyarakat Saksikan Hujan Meteor Quadrantid Dini Hari Nanti
-
Wow! Ada 7 Planet yang Akan Terlihat di Langit Malam Minggu Ini
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
26 Kode Redeem Free Fire Hari Ini, Peluang Emas Dapat Scar Shadow Weapon Royale
-
28 Kode Redeem FC Mobile 3 April 2026: Temukan Telur Paskah Berhadiah Permata dan Draft Gratis
-
Penemuan Canggih Ilmuwan China: Ubah Karbondioksida Jadi BBM Mirip Bensin
-
Call Of Duty: Black Ops 7 Jadi Game Gratis Waktu Terbatas, Hadirkan Banyak Peta
-
iQOO 15 Apex Edition Resmi Debut: Tampil Menawan dengan Desain Holografik, Mewah bak Marmer!
-
Motorola Edge 70 Fusion Bersiap ke Indonesia, Bakal Tantang POCO X8 Pro
-
BIZ Ultra 5G+ Punya Kecepatan hingga 500 Mbps dan Instant Roaming di Lebih dari 75 Negara
-
Detik-Detik Rudal Iran Meledak di Pemukiman Israel: Pertahanan Jebol, Serangan Masif
-
58 Kode Redeem FF Max Terbaru 3 April 2026: Klaim Scythe, Skin Angelic, dan Diamond
-
PP Tunas 2026: Bahaya Algoritma Media Sosial untuk Anak, Ini Alasan Regulasi Jadi Penting