Suara.com - Turnamen Woman Star League atau WSL Season 2 antara Siren Moon dan EVOS Ladies belum lama ini menyisakan kecaman dari penggemar. Melakukan aksi selebrasi yang tidak terpuji, Valanyr Siren Moon mendapat tindakan tegas dari WSL Season 2.
Selebrasi Siren Moon yang memicu berbagai kritikan ini terjadi saat game pertama melawan EVOS Ladies. Saat itu, Najel dan kawan-kawan bermain bagus dan mengamankan poin di game pertama untuk Siren Moon.
Usai sukses mengalahkan Funny dan kawan-kawan, Isna Machdita atau Valanyr Siren Moon lalu melakukan selebrasi dengan mengangkat jarinya untuk menunjukan angka 1.
Seorang pria dengan jersey Siren Moon lalu datang dan memperagakan hal tidak sopan sambil menggunakan jari telunjuk pro player yang kerap disapa Isna ini.
Entah sadar atau tidak, aksi ini rupanya muncul dalam live streaming WSL Season 2 yang saat itu ditayangkan secara live. Karena aksinya ini, Siren Moon secara umum dan Valanyr lalu menerima berbagai kecaman dari penggemar. Banyak yang lalu menyayangkan aksi ini.
Tidak lama setelah aksi tidak terpuji ini dilakukan, pihak Siren Moon, Valanyr, oknum pria serta Najel Siren Moon lalu memberikan konfirmasi dan permintaan maafnya.
Melalui unggahan Instagram, pentolan Siren Moon, Najel lalu menyampaikan permintaan maaf pada penggemar. Dirinya menegaskan bahwa aksi tersebut bukanlah selebrasi Siren Moon usai menang atas EVOS Ladies.
Karena selebrasinya ini, Siren Moon terkhusus Valanyr mendapat tindakan tegas dari WSL Season 2 yaitu larangan bermain selama 1 pertandingan serta pengurangan 2 poin.
Tidak hanya itu, tindakan tegas dari Siren Esports untuk Valanyr adalah dengan pemberhentian bermain selama satu season serta pemotongan insentif.
Baca Juga: Viral Video Sungkem ala Selebrasi Pemain Bola, Warganet: Cair THR Nih
Mendapat berbagai kecaman dari penggemar, selebrasi pentolan Siren Moon, Valanyr diharapkan tidak terjadi lagi dalam gelaran WSL Season 2 ini maupun gelaran turnamen game lainnya di Tanah Air.
Berita Terkait
-
Takut Istri, Pesepak Bola Ini Menyesal usai Selebrasi Nyaris Lepas Celana
-
Nyeleneh, Pemain Klub Paraguay Selebrasi Lebay dengan Pelorotkan Celana
-
Dihujat, Alter Ego Ahmad Bicara Soal Selebrasi Cekik Leher di MPLI
-
Moonton Larang Selebrasi Cekik Leher di Turnamen Mobile Legends
-
Tanpa Earl, EVOS Ladies Juarai Mobile Legends WSL Invitational
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Promo Indomaret Terbaru 4 Agustus 2026: Susu Formula, Popok, hingga Skincare Diskon Besar
-
MMKSI Optimistis Penjualan Mitsubishi XForce Capai Target di GIIAS 2026
-
Ironi Perayaan Kemerdekaan: Pejabat Pakai Anggaran, Warga Bayar Patungan
-
Makin Runyam, Donald Trump Kembali Klaim Ambil Alih Hak Tarif Pelayaran Selat Hormuz
-
Pembangunan IKN Dipersoalkan, Suku Balik Sepaku Minta Hak Adat Dilindungi
-
Lirik Lagu Honk! no na dan Maknanya yang Viral, Bawa Budaya Lokal ke Kancah Global
-
4 Parfum Aroma Nanas yang Menyegarkan, Cocok Dipakai Saat Cuaca Panas!
-
IHSG Bertahan di Level 6.200, MDKA Melonjak
-
Gajah Jovi Mati setelah Sebulan Dirawat Intensif di PLG Minas
-
Salah Kaprah Soal Independent Woman: Kemandirian yang Terjebak Bias Kelas