Suara.com - Website berguna untuk berbagai hal dari urusan bisnis, media informasi hingga politik. Faktor penting yang membuat situs itu cepat terkenal adalah domain. Nah, dalam tulisan ini, Suara.com akan membagikan cara beli domain untuk pemula dengan mudah.
Perlu kalian ketahui, kini banyak pelaku bisnis yang mengintegrasikan bisnisnya secara online melalui sebuah website. Tujuan dari pelaku bisnis ini adalah untuk dapat menjangkau pelanggan lebih luas lagi.
Pelaku bisnis dalam membuat website diperlukan domain agar website mudah dicari oleh pelanggannya. Domain merupakan nama dari alamat dari sebuah website yang dapat dicari pada situs pencarian.
Domain merupakan serangkaian kata yang akan menunjukkan langsung ke IP Server tertentu ketika kata atau keyword dicari melalui mesin pencarian pada browser.
Agar mudah dicari, nama sebuah domain harus dibuat dengan nama yang unik dan sederhana agar mudah diingat dapat ditemukan oleh pengguna. Nama domain pada umumnya memiliki ekstensi seperti .com, .co.id, .id, .org, dan lain – lain yang disesuaikan oleh bisnis yang sedang dijalankan.
Maka dari itu, agar tidak salah memilih dan memiliki domain, mari simak penjelasan cara beli domain untuk pemula berikut ini.
1. Periksa Ketersediaan Domain
Untuk memiliki sebuah domain, pertama kali yang harus dilakukan adalah mencari ide-ide nama domain dan mencari tahu apakah nama tersebut masih tersedia atau tidak.
Untuk mencari tahu ketersediaan nama domain, dapat memilih jasa penyedia domain. Pada fitur penyedia jasa domain dapat memasukkan nama domain sesuai dengan nama yang akan digunakan.
Baca Juga: 5 Cara Mendapatkan Uang dari Menulis
2. Mendaftarkan Nama Domain
Jika nama domain telah sesuai dengan yang diinginkan, lalu daftarkan nama domain agar dapat digunakan. Buka domain registar dan daftarkan nama domain dan memilih jangka waktu menggunakan domain tersebut.
Durasi penggunaan akan mempengaruhi besar nominal pembayaran yang harus dilakukan saat pembelian domain ini. Jangka waktu yang ditentukan dapat dilakukan tahunan atau jangka panjang.
Biaya pembelian domain juga disesuaikan dengan kualitas nama domain tersebut. Semakin tinggi permintaan nama domain maka akan semakin tinggi biayanya.
3. Melakukan “Checkout” atau pembayaran domain
Langkah terakhir cara beli domain adalah melakukan pembayaran terhadap domain yang telah didaftarkan. Pembayaran dapat disesuaikan dengan pilihan pembayaran yang diinginkan. Penyedia jasa domain juga sering kali memberikan kode promo untuk mendapatkan potongan harga.
Berita Terkait
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
-
Daftar Saham IPO Paling Boncos di 2025
Terkini
-
95 Persen Jaringan Pulih, XLSMART Percepat Konektivitas Pascabencana di Aceh
-
8 Prompt AI untuk Edit Foto Jadi Dramatis yang Lagi Tren di TikTok
-
iPhone Disebut Bakal Pakai Layar Lengkung Empat Sisi, Apple Ikuti Jejak Xiaomi?
-
5 HP Harga Rp1 Jutaan Paling Worth It di Tahun 2026, Spek Gak Kaleng-kaleng
-
Samsung Disebut Eksperimen Baterai 20.000 mAh, Ini Tantangannya
-
Update 25 Kode Redeem FC Mobile 1 Januari 2026, Klaim Icon 113-115 Gratis di Tahun Baru!
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
Bocoran Harga Poco M8 dan M8 Pro Muncul Jelang Rilis, Ini Gambaran Kelas dan Speknya
-
4 Cara Mendapatkan Candy Blossom di Grow a Garden Roblox agar Panen Melimpah
-
Skin Starlight Januari 2026 Bocor, Gak Cuma Harley yang Punya Tampilan Baru