Suara.com - Pengguna Telegram dapat membuat paket stiker sendiri di Telegram menggunakan bot obrolan.
Bot obrolan tersebut akan membuat paket stiker menjadi lebih mudah, selama kamu memiliki gambar yang sesuai.
Dilansir dari Android Central, Selasa (16/2/2021), berikut cara membuat stiker sendiri di Telegram:
1. Cara menyiapkan gambar stiker di Telegram
Pertama, buka gambar yang ingin kamu ubah menjadi stiker di layanan pengeditan. Kamu dapat menggunakan Adobe Photoshop untuk mengeditnya.
Hapus latar belakang gambar, biarkan gambar utama yang ingin kamu tampilkan di stiker di atas latar belakang transparan.
Jika ingin menambahkan sedikit sentuhan pada stiker, kamu dapat menambahkan garis tepi di sekitar gambar.
Sebelum mengekspor gambar, pastikan untuk mengubahnya ke ukuran yang sesuai. Stiker Telegram umumnya berukuran 512 x 512 piksel. Setelahnya, ekspor gambar sebagai file PNG atau WEBP.
Jika tidak menggunakan Photoshop, alternatif lainnya yang gratis adalah Gimp dan Pixlr.
Baca Juga: Gandakan Keamanan, Ini Cara Aktifkan Otentikasi Dua Faktor di Telegram
2. Cara membuat paket stiker sendiri di Telegram
Buka aplikasi Telegram dan mulailah percakapan dengan Sticker. Kamu dapat menemukan akun Sticker menggunakan kotak pencarian.
Selanjutnya kirim pesan /start untuk mulai membuat paket stiker. Bot Sticker akan membalas dengan daftar perintah sederhana untuk membuat dan mengelola paket stiker. Kirim pesan /newpack untuk memulainya.
Buat nama unik untuk paket stiker mu. Unggah gambar stiker PNG atau WEBP yang dibuat lalu pilih ikon lampiran di sudut kiri bawah Telegram > pilih opsi File.
Setelah gambar diunggah, kamu akan diminta untuk mengirim pesan berisi emoji yang ingin dikaitkan dengan stiker. Kamu dapat menggunakan lebih dari satu, tetapi Telegram merekomendasikan tidak lebih dari dua emoji per stiker.
Kirim pesan /publish setelah pengguna puas dengan tambahan emoji untuk menyelesaikan proses atau mengunggah file lain untuk terus menambahkan stiker ke paket.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
4 Rekomendasi Powerbank Fast Charging: Tak Khawatir HP Lowbat, Desain Minimalis
-
Gojek Luncurkan Fitur Jalan Jajan di Aplikasi, Permudah Wisata dan Kuliner Saat Libur Sekolah 2026
-
3 HP Oppo Spek Terbaik Paling Laris di Online Store Menurut Review Pembeli
-
Garmin Connect Ungkap Tren Fitness 2026, Lari dan Sepeda Jadi Favorit Orang Indonesia
-
5 Rekomendasi HP RAM 12 GB Termurah di Bawah 6 Juta, Pilihan Terbaik untuk Jangka Panjang
-
7 HP Midrange Snapdragon Terbaik 2026, Performa Kencang untuk Gaming dan Multitasking
-
Bocoran Spesifikasi Redmi Note 17 Series: Siap Meluncur Juli, Bawa Baterai 10.000 mAh
-
4 HP Redmi RAM Besar dan Kamera Terbaik 2026, Mulai Rp1 Jutaan
-
Antusiasme Komunitas OpenClaw dalam Mendorong Adopsi Agentic AI
-
Geothermal Indonesia Makin Canggih, Geo Dipa Energi Adopsi Teknologi Cloud